Categories: PENDIDIKAN

3.000 Mahasiswa UNW Mataram Dibekali “Vaksin Ideologi” oleh Densus 88

Bharindo Mataram,- Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri melalui Ketua Tim Pencegahan, Kombes Pol Lili Warli, S.I.K., M.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (SOSBANG) yang diikuti 3.000 mahasiswa baru Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram. Acara ini berlangsung di kampus UNW, Jalan Kaktus No. 1-3, Gomong, Mataram, Rabu (10/9) pukul 11.00 WITA.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja Sama (KERMA) antara Direktorat Pencegahan Densus 88 dan UNW Mataram untuk mencegah penyebaran paham intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme (IRET) di lingkungan kampus.

Turut hadir dalam acara ini, Rektor UNW Mataram H. Lalu Gede Syamsul Mujahiddin, S.E., M.Pd., Anggota DPRD Provinsi NTB Lale Yaqutunafis, jajaran dekan, dosen, tokoh agama, serta perwakilan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor UNW menegaskan bahwa PKKMB bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi momentum penting membentuk karakter mahasiswa. Ia mengajak para mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater, menjunjung nilai-nilai Pancasila, dan menjadi agen perubahan positif.

Pada sesi pemaparan materi, Kombes Pol Lili Warli menguraikan perkembangan jaringan terorisme global, termasuk pengaruh konflik internasional terhadap tren radikalisme di Asia Tenggara. Ia menyoroti strategi kelompok radikal yang menyasar generasi muda, termasuk mahasiswa baru, melalui propaganda online dan perekrutan terselubung.

Ketua Tim Pencegahan Densus 88 juga menjelaskan jenis-jenis radikalisme di Indonesia, modus penyebarannya, serta peran strategis civitas akademika dalam pencegahan. Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, dosen, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan menjadi kunci untuk menutup ruang gerak paham IRET di lingkungan pendidikan.

“Pencegahan dimulai dari deteksi dini, partisipasi aktif, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Jika intoleransi dibiarkan, ia bisa berkembang menjadi konflik sosial dan pintu masuk bagi terorisme,” tegas Lili Warli.

Kegiatan yang diakhiri dengan sesi tanya jawab ini berlangsung lancar hingga pukul 12.20 WITA. Melalui sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa UNW Mataram mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa dan menangkal ideologi yang mengancam keutuhan NKRI. (***)

adminbharindo

Recent Posts

Bareskrim Polri Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Ko Erwin di Jakarta Timur

Jakarta, bharindo.co.id – Upaya pemberantasan jaringan narkotika terus digencarkan. Tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri…

7 jam ago

Pemudik Apresiasi Kinerja Polri, Arus Balik Lebaran 2026 Dinilai Lancar

Jawa Barat, bharindo.co.id – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai…

7 jam ago

Bareskrim Polri Tuntaskan Kasus Judi Daring, Berkas Lengkap dan Siap Dilimpahkan ke Kejaksaan

Jakarta, bharindo.co.id – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus perjudian daring berskala…

7 jam ago

Kapolri Tinjau Arus Balik di Bakauheni, Pastikan Perjalanan Pemudik Aman dan Lancar

Lampung, bharindo.co.id – Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung arus balik Lebaran 1447 Hijriah di…

8 jam ago

Bentrok Pemuda di Maluku Tenggara Berangsur Kondusif, Polisi Imbau Warga Tahan Diri

Maluku, bharindo.co.id – Polda Maluku mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi pascabentrokan…

8 jam ago

Personel Damai Cartenz Berbaur di Pasar Sinak, Bangun Kedekatan dengan Warga Papua

Papua, bharindo.co.id – Aktivitas di Pasar Sinak, Sabtu (28/3/2026) pagi, berlangsung seperti biasa. Mama-mama Papua…

8 jam ago