Categories: POLDA BALI

“5.000 ORANG TURUN KE GARIS PANTAI!” Kapolda Bali Pimpin Operasi Sapu Laut — Pesan Keras: Surga Wisata Tak Boleh Tenggelam Sampah

bharindo.co.id Bali,- Pantai Kedonganan mendadak berubah menjadi lautan manusia. Ribuan tangan bergerak serempak menyapu pesisir — bukan untuk berlibur, melainkan bertarung melawan ancaman sampah yang membayangi wajah pariwisata Bali. Di tengah aksi kolosal itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya tampil di garis depan memimpin korvei bersih laut yang mengguncang perhatian publik.

Didampingi para Pejabat Utama Polda Bali, kegiatan ini bukan sekadar aksi simbolik. Sekitar 5.000 peserta — mulai dari personel Polri, TNI, pelajar, mahasiswa, relawan lingkungan, hingga organisasi masyarakat — turun langsung ke pasir Kedonganan dalam gerakan kolaboratif menjaga citra Pulau Dewata tetap bersinar.

Langkah besar ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk melaksanakan pembersihan pantai secara masif. Pemerintah pusat hingga daerah pun bergerak serentak: Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Pariwisata, pejabat kementerian, pimpinan TNI-Polri, hingga kepala daerah se-Bali hadir menyaksikan aksi yang terasa seperti operasi nasional penyelamatan pesisir.

Dalam apel pembuka, Menteri Pariwisata menegaskan kebersihan bukan sekadar isu lokal, melainkan tanggung jawab kolektif bangsa. Sementara Menteri Lingkungan Hidup mengingatkan keras: Indonesia tengah menghadapi darurat sampah — dan Bali diharapkan menjadi contoh perlawanan nyata terhadap krisis tersebut.

Setelah aba-aba diberikan, pantai langsung dipenuhi aktivitas. Sapu, karung, alat berat, hingga armada pengangkut dikerahkan. Excavator, puluhan dump truk, dan loader bekerja tanpa jeda mengangkut timbunan sampah — sebuah pemandangan yang menegaskan skala serius operasi bersih pesisir ini.

Kapolda Bali menegaskan, kehadiran Polri bukan sekadar mendukung, tetapi memastikan gerakan ini berdampak nyata bagi masa depan daerah.

“Menjaga kebersihan pantai bukan hanya soal lingkungan, tetapi soal masa depan pariwisata dan ekonomi Bali. Kami akan terus hadir berkolaborasi demi Bali yang bersih, sehat, dan berdaya saing global,” tegas Irjen Pol. Daniel.

Di balik gemuruh aksi massal itu tersimpan pesan tajam: kebersihan pantai bukan pekerjaan sehari — melainkan budaya yang harus terus dijaga. Sinergi pemerintah, aparat, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat menjadi fondasi agar Bali tetap menjadi etalase pariwisata nasional — bukan hanya indah dipandang, tetapi juga bersih dan berkelanjutan.

Dan hari itu, Kedonganan memberi bukti: ketika ribuan orang bergerak bersama, sampah bukan lagi masalah kecil — melainkan musuh bersama yang siap ditaklukkan. (igds***)

adminbharindo

Recent Posts

Bareskrim Polri Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Ko Erwin di Jakarta Timur

Jakarta, bharindo.co.id – Upaya pemberantasan jaringan narkotika terus digencarkan. Tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri…

4 jam ago

Pemudik Apresiasi Kinerja Polri, Arus Balik Lebaran 2026 Dinilai Lancar

Jawa Barat, bharindo.co.id – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai…

4 jam ago

Bareskrim Polri Tuntaskan Kasus Judi Daring, Berkas Lengkap dan Siap Dilimpahkan ke Kejaksaan

Jakarta, bharindo.co.id – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus perjudian daring berskala…

4 jam ago

Kapolri Tinjau Arus Balik di Bakauheni, Pastikan Perjalanan Pemudik Aman dan Lancar

Lampung, bharindo.co.id – Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung arus balik Lebaran 1447 Hijriah di…

4 jam ago

Bentrok Pemuda di Maluku Tenggara Berangsur Kondusif, Polisi Imbau Warga Tahan Diri

Maluku, bharindo.co.id – Polda Maluku mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi pascabentrokan…

4 jam ago

Personel Damai Cartenz Berbaur di Pasar Sinak, Bangun Kedekatan dengan Warga Papua

Papua, bharindo.co.id – Aktivitas di Pasar Sinak, Sabtu (28/3/2026) pagi, berlangsung seperti biasa. Mama-mama Papua…

4 jam ago