Februari 28, 2026
image - 2025-10-08T122859.763

bharindo.co.id Surabaya, Kepolisian Daerah Jawa Timur memastikan akan menindaklanjuti kasus ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, ke jalur hukum setelah proses identifikasi korban rampung.

“Perlu saya tegaskan kembali bahwa Polda Jawa Timur, melalui pernyataan langsung dari Bapak Kapolda, berkomitmen menjalankan proses hukum atas insiden ini,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., dalam keterangan pers, Selasa (7/10/2025).

Menurutnya, saat ini kepolisian tengah melakukan penyelidikan awal yang nantinya akan ditingkatkan ke tahap penyidikan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang menyeluruh dan bertanggung jawab.

Di sisi lain, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim masih terus melakukan identifikasi jenazah korban. Kombes Jules meminta masyarakat, khususnya keluarga korban, untuk bersabar dan memberikan ruang bagi tim DVI dalam bekerja.

“Kami paham ini situasi sulit, tapi proses identifikasi harus dilakukan secara teliti. Kami ingin memastikan seluruh jenazah bisa dikenali dan diserahkan kepada keluarganya dengan layak,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa proses pencarian korban di lokasi kejadian telah dihentikan dan dinyatakan selesai oleh Basarnas. Fokus kini bergeser ke identifikasi dan evaluasi struktur bangunan.

“Pengambilan sampel beton dan tulangan sedang dilakukan untuk mendalami penyebab runtuhnya bangunan. Ini penting untuk proses hukum dan langkah pencegahan ke depan,” tegasnya.

Polda Jatim juga mengajak semua pihak untuk mendukung proses hukum yang tengah berjalan. “Semua tahapan kami jalankan secara profesional dan bertahap. Dukungan publik sangat kami harapkan,” tutup Jules.

Hingga Selasa malam, tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 34 korban dari 67 kantong jenazah yang diterima, termasuk 17 jenazah terbaru yang diidentifikasi pada hari yang sama. (imms***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *