Februari 28, 2026
9d047f63-bc89-4ea9-9845-eb54f5753955_794438

bharindo.co.id Pekanbaru,– Kepolisian Daerah (Polda) Riau resmi meluncurkan program Perwira Piket Pengawas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Pamapta) sebagai bentuk transformasi struktural dalam memperkuat pelayanan publik kepolisian, khususnya di luar jam dinas.

Peluncuran Pamapta dilaksanakan dalam apel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan di Mapolresta Pekanbaru, Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Danpomdam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel CPM Yudi Wahyudi, Dandim Pekanbaru Kolonel Inf Ikhsanuddin, Sekda Pekanbaru Zulhelmi Arifin, serta Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika bersama jajaran pejabat utama Polresta Pekanbaru.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa kehadiran Pamapta merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, sekaligus implementasi Keputusan Kapolri Nomor 1438, yang menekankan penguatan fungsi pelayanan kepolisian secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Ini adalah bentuk transformasi struktural untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Pamapta hadir sebagai garda terdepan Polri yang siap siaga 24 jam,” ujar Irjen Herry.

Pamapta, lanjut Kapolda, memiliki tugas utama mengelola Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama kali melalui koordinasi seluruh unsur piket fungsi, serta memberikan layanan publik seperti penanganan laporan, pengurusan SKCK, pelayanan keramaian, dan koordinasi layanan darurat 110.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pamapta dan program-program lain seperti Tim RAGA, yang saat ini telah berjalan di jajaran Polda Riau.

“Pamapta harus menjadi dirigen dalam kegiatan operasional kepolisian di luar jam kerja normal. Mereka wajib stand by dan siap mengendalikan situasi darurat kapan pun dibutuhkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pamapta juga diberi tanggung jawab untuk mewakili Kapolres dalam situasi insidentil serta berelaborasi dengan seluruh jenjang struktur mulai dari polsek hingga Bhabinkamtibmas.

Kapolda menginstruksikan agar seluruh personel Pamapta mendapatkan pelatihan intensif selama satu minggu sebelum melaksanakan tugas secara penuh. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dan membangun kembali kepercayaan publik terhadap Polri.

“Saya harap Pamapta ini dilatih secara khusus, agar bisa melayani dengan cepat dan profesional. Kekuatan Polri bukan hanya terletak pada senjata, tetapi pada kepercayaan masyarakat yang harus terus dijaga,” tegas Irjen Herry menutup sambutannya.

Dengan peluncuran program ini, Polda Riau berharap pelayanan kepolisian di wilayahnya dapat berjalan lebih responsif, profesional, dan humanis, sejalan dengan semangat Polri Presisi. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *