Februari 19, 2026
image (36)

bharindo.co.id Karo,– Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karo menggelar kegiatan peningkatan wawasan kebangsaan bagi para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan dan Penyuluh Agama se-Kabupaten Karo.

Kegiatan yang diikuti 115 peserta, terdiri dari 80 penyuluh agama Islam dan 35 penyuluh agama dari berbagai kepercayaan lainnya, berlangsung dengan penuh semangat dan interaktif.

Dalam sambutannya, Kabag TU Kemenag Kabupaten Karo, Karni Harahap, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Densus 88 dalam upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan toleransi di tengah masyarakat.

“Para penyuluh telah mengikuti tes ujian moderasi beragama, sehingga tidak diragukan lagi sikap moderatnya terhadap pemerintah dan komitmennya dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujar Karni Harahap.

Perwakilan Densus 88 yang hadir sebagai narasumber memberikan vaksinasi ideologi IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme) kepada para peserta. Dalam paparannya, disebutkan bahwa Kementerian Agama merupakan mitra strategis Polri dalam upaya pencegahan penyebaran paham IRET di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber terkait berbagai tantangan di lapangan. Salah satu Kepala KUA Kecamatan Binjai turut berbagi pandangan mengenai kerukunan masyarakat Karo yang dijaga melalui budaya “12+1” berdasarkan marga, yang selama ini menjadi fondasi kuat dalam mencegah konflik sosial dan menjaga persatuan.

Melalui kegiatan ini, Densus 88 dan Kemenag Kabupaten Karo menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menanamkan nilai kebangsaan, toleransi, serta meningkatkan peran penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan dan mencegah berkembangnya paham intoleran di masyarakat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *