Februari 26, 2026
image (84)

bharindo.co.id Jakarta,– Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai menyiapkan skenario operasi pengamanan dan pelayanan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Operasi bertajuk “Operasi Lilin 2025” ini digelar secara terencana, presisi, dan terkoordinasi lintas sektor demi memastikan arus lalu lintas yang aman, lancar, serta masyarakat dapat berlibur dengan nyaman.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan, sebelum pelaksanaan Operasi Lilin, pihaknya akan lebih dulu menggelar Operasi Zebra 2025 dua pekan sebelum Natal sebagai langkah awal menciptakan kondisi tertib di jalan raya.“Operasi Zebra menj

adi tahapan awal untuk menyiapkan kondisi tertib di jalan raya sekaligus mengedukasi masyarakat agar disiplin berlalu lintas menjelang libur panjang Nataru,” ujar Irjen Agus, Rabu (12/11/2025).

Dalam Operasi Lilin 2025, fokus pengamanan diarahkan pada jalur tol Trans Jawa dan Trans Sumatera, jalur arteri dan wisata, serta simpul transportasi seperti terminal, pelabuhan, bandara, dan stasiun besar.

Rekayasa lalu lintas di jalan tol akan diberlakukan secara situasional menyesuaikan volume kendaraan. Kebijakan yang disiapkan antara lain one way, contra flow, dan manajemen rest area untuk mencegah penumpukan kendaraan di jalur Jakarta–Semarang–Surabaya.

“Arus kendaraan dipantau secara real time melalui ETLE mobile dan Command Center Korlantas. Jika terjadi lonjakan, sistem one way dan penyesuaian arus langsung diaktifkan di titik rawan,” tambahnya.

Sementara itu, di jalur arteri dan kawasan wisata, rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing. Beberapa kebijakan seperti buka-tutup jalan, pengalihan rute, hingga ganjil-genap diberlakukan di kawasan padat seperti Puncak, Lembang, Bali, Yogyakarta, dan Malang.

Pada malam Natal, pengamanan difokuskan di gereja dan rumah ibadah umat Kristiani. Sterilisasi akan dilakukan oleh personel Gegana dan K-9 sebelum misa berlangsung. Pendekatan keamanan juga dilakukan secara humanis dan kolaboratif dengan melibatkan tokoh agama serta masyarakat setempat sebagai wujud toleransi antarumat beragama.

Selain itu, Polri menyiapkan pos pelayanan di sejumlah titik strategis yang menyediakan layanan kesehatan, informasi, dan tempat istirahat bagi pemudik dan wisatawan.

Menjelang malam pergantian tahun, fokus pengamanan dialihkan ke pusat kota, alun-alun, kawasan wisata, dan tempat hiburan publik. Beberapa wilayah akan memberlakukan car free night dan pembatasan kendaraan di area tertentu untuk mencegah kepadatan massa.

“Kami ingatkan masyarakat untuk merayakan Tahun Baru secara tertib dan aman. Tidak ada tempat bagi balap liar, knalpot bising, atau pesta petasan berlebihan. Semua personel siap menjaga agar situasi tetap kondusif,” tegas Kakorlantas.

Sebagai bentuk pelayanan digital, Korlantas juga mengoptimalkan SuperApps Korlantas yang menyediakan informasi seputar arus lalu lintas, lokasi rest area, SPBU, kondisi cuaca, hingga layanan darurat. Media Center Korlantas akan memberikan update arus lalu lintas nasional secara berkala bekerja sama dengan Jasa Marga, Kemenhub, dan BMKG.

Irjen Agus menegaskan, seluruh persiapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di penghujung tahun.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah, berwisata, dan merayakan Tahun Baru dengan aman dan nyaman. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memberikan pelayanan terbaik dengan semangat presisi dan humanis,” pungkasnya. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *