Februari 26, 2026
image (9)

bharindo.co.id YOGYAKARTA,- Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri Apel Srawung Agung Kelompok Jaga Warga untuk Jogja Damai yang digelar di Mapolda DIY, Jumat (21/11/2025). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, ini menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara damai dan kondusif.

Apel akbar tersebut diikuti sekitar 3.500 peserta, terdiri dari 1.000 orang yang hadir secara terpusat di Mapolda DIY serta 2.500 lainnya yang mengikuti kegiatan serupa di lima Polres jajaran.

Dalam amanatnya, Sri Sultan HB X mengapresiasi dukungan Kapolri berupa pemberian 10.000 rompi Jaga Warga. Ia menyebut rompi tersebut sebagai simbol keteduhan, yang menegaskan bahwa kehadiran Jaga Warga adalah untuk ngayomi lan ngemong—mengayomi dan membimbing—bukan menakut-nakuti masyarakat.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, saya titipkan harapan agar Jaga Warga terus menjadi pagar budaya yang menjaga harmoni; menjadi sahabat masyarakat; dan mitra Polri yang memperkuat keteduhan di tengah dinamika sosial,” ujar Sultan.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan Jaga Warga menjadi kunci terciptanya kamtibmas yang aman dan tertib di Yogyakarta. Dengan kolaborasi yang selaras, Sultan meyakini Yogyakarta akan terus berada dalam suasana titi tentrem, karta raharja—aman, tertib, makmur, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk simbolisasi kuatnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga pranata dan keteraturan sosial. Menurutnya, Jaga Warga adalah warisan kearifan lokal yang telah hidup sejak lama dan terus berkembang.

“Ini adalah warisan kebudayaan dan kearifan lokal yang sudah ada sejak dulu. Ini terus ditumbuhkan dan dikembangkan,” ungkap Kapolri.

Jenderal Sigit menekankan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas. Kolaborasi dengan masyarakat, termasuk kelompok Jaga Warga, menjadi kekuatan strategis dalam menyelesaikan persoalan sosial dan menjaga keharmonisan.

“Saya minta kepada jajaran Polres, Polsek, dan kelurahan agar berkolaborasi dengan Jaga Warga. Ini adalah kekuatan bersama untuk menjaga keteraturan sosial di DIY,” tegasnya.

Apel Srawung Agung Jaga Warga ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat untuk memastikan Yogyakarta tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan penuh harmoni. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *