Februari 10, 2026
image - 2025-12-12T195659.086

bharindo.co.id Kupang,- Usai meresmikan lampu penerangan jalan umum (PJU) di empat titik strategis, Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. melanjutkan rangkaian kegiatannya dengan melakukan aksi pelestarian lingkungan bawah laut melalui transplantasi terumbu karang di Mako Ditpolairud Polda NTT, Kamis (11/12/25).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Irwasda Polda NTT, para Pejabat Utama Polda NTT, serta dua komunitas pencinta laut, yakni Komunitas Anana Laut dan Komunitas Beta Cinta Laut.

Transplantasi terumbu karang ini merupakan inisiatif Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H., sebagai langkah mendukung konservasi ekosistem laut NTT yang dikenal kaya namun rentan mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia maupun faktor alam.

Melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., Kapolda NTT menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa kepolisian juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kapolda NTT menekankan bahwa laut Nusa Tenggara Timur adalah aset besar yang harus terus dijaga. Transplantasi terumbu karang ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polda NTT terhadap lingkungan, sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama melestarikan ekosistem laut,” ujar Kombes Henry.

Dalam aksi tersebut, Kapolda NTT bersama para pejabat utama mengikat bibit fragmen karang pada rangka spider web, yakni rangka besi berbentuk sarang laba-laba. Setiap rangka diikat sebanyak 13 fragmen karang sebelum diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Komunitas Anana Laut untuk kemudian ditanam di dasar laut.

“Ini adalah langkah awal dari program berkelanjutan. Kapolda berharap kontribusi semua pihak—baik instansi pemerintah maupun komunitas pecinta laut—dapat terus memperkuat upaya rehabilitasi terumbu karang,” jelas Kabid Humas.

Kegiatan berlangsung penuh antusiasme dan semangat gotong royong. Selain memperkuat sinergi antara Polda NTT dan berbagai komunitas, aksi transplantasi terumbu karang ini menjadi momentum penting dalam kampanye pelestarian ekosistem laut di wilayah NTT.

Polda NTT berharap gerakan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berperan aktif menjaga kekayaan laut Indonesia, khususnya di kawasan Nusa Tenggara Timur. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *