bharindo.co.id Banda Aceh,- Kepolisian Daerah (Polda) Aceh memberangkatkan 137 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Polres Aceh Tamiang sebagai langkah percepatan penanganan bencana yang melanda wilayah tersebut. Pemberangkatan personel ditandai dengan apel di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, Kamis malam.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan apel pemberangkatan dipimpin oleh Direktur Samapta Polda Aceh selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) Aman Nusa II. Dalam arahannya, pimpinan menekankan pentingnya kecepatan, kesiapsiagaan, serta sinergi lintas fungsi dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan.
“Polda Aceh mengerahkan kekuatan penuh untuk membantu masyarakat Aceh Tamiang. Personel yang diberangkatkan terdiri dari berbagai satuan fungsi dan dipersiapkan untuk mendukung evakuasi, distribusi logistik, pengamanan, serta pemulihan situasi pascabencana,” ujar Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, Jumat (12/12).
Sebanyak 137 personel diberangkatkan menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Aceh Hebat 2 yang bertolak dari Pelabuhan Ulee Lheue pada Kamis, 12 Desember 2025, pukul 23.00 WIB. Personel tersebut berasal dari berbagai satuan fungsi, antara lain Ditsamapta, Ditlantas, Bidpropam, Ditresnarkoba, Ditreskrimum, Ditpolairud, Biddokkes, Ditpamobvit, Ditreskrimsus, Ditintelkam, dan Bidhumas.
Selain personel, Polda Aceh juga mengirimkan satu unit kendaraan roda empat (R4) TPP Bidang TIK guna memperkuat dukungan teknologi informasi dan komunikasi di lokasi bencana.
Menurut Joko, pengiriman pasukan ini merupakan wujud komitmen Polda Aceh dalam pelaksanaan Operasi Aman Nusa II yang berfokus pada upaya kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
“Personel akan bergabung dengan jajaran Polres Aceh Tamiang dan instansi terkait untuk melaksanakan tugas darurat, seperti evakuasi warga terdampak, membuka akses jalur vital, memberikan layanan kesehatan darurat, serta menjaga stabilitas keamanan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Polda Aceh akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap menambah kekuatan apabila dibutuhkan.
“Kami memastikan seluruh proses penanganan berjalan cepat, terukur, dan humanis. Kehadiran personel Polda Aceh merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab kami kepada masyarakat,” tutup Kombes Pol. Joko Krisdiyanto. (***)