Februari 10, 2026
image (20)

bharindo.co.id Semarang,-  Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo memastikan seluruh korban meninggal dunia maupun korban luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas di Simpang Susun Krapyak, Kota Semarang, mendapatkan penanganan yang tepat dengan mengedepankan empati dan kemanusiaan. Hal tersebut disampaikan Kapolda saat meninjau langsung Posko Disaster Victim Identification (DVI) di kamar jenazah RSUP dr Kariadi, Senin (22/12/2025) pagi.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Peristiwa ini menjadi keprihatinan bersama,” ujar Kapolda.

Kapolda menjelaskan, berdasarkan informasi awal dari petugas di lapangan, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan Bus PO Cahaya Trans yang sedang dalam perjalanan dari Bogor menuju Yogyakarta. Dari hasil pengecekan sementara, pengemudi bus merupakan sopir cadangan dan dalam kondisi selamat.

“Saat ini pengemudi telah diamankan petugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.

Penanganan perkara kecelakaan tersebut dilakukan oleh Unit Laka Lantas Polrestabes Semarang dengan dukungan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah. Selain itu, Biddokkes Polda Jateng bergerak cepat dengan menurunkan tim medis, tim evakuasi, serta Tim DVI.

Tim DVI juga mendirikan posko pelayanan bagi keluarga korban meninggal dunia di RSUP dr Kariadi sebagai pusat informasi dan pendampingan selama proses identifikasi berlangsung.

“Saat ini Tim DVI sedang melakukan proses identifikasi secara menyeluruh melalui metode post mortem dan ante mortem secara cermat dan profesional, guna memastikan ketepatan identitas sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Kapolda.

Sementara itu, para korban luka-luka mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit rujukan, yakni RS Tugu, RS Columbia, dan RS Elisabeth Semarang. Penanganan medis dilakukan sesuai dengan tingkat cedera masing-masing korban dengan pendampingan petugas untuk memastikan pelayanan berjalan optimal dan manusiawi.

Kapolda menegaskan, seluruh biaya pengobatan korban luka-luka akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Polda Jateng juga berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk memastikan para korban memperoleh santunan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Polda Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pihak rumah sakit berkomitmen membantu proses identifikasi hingga pemulangan jenazah ke kediaman masing-masing,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Kapolda mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas, khususnya selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Ia mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos kesehatan yang telah disiapkan.

“Kami telah menyiapkan 365 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos kesehatan yang tersebar di rest area, tempat wisata, serta pusat keramaian lainnya. Silakan dimanfaatkan untuk beristirahat, memeriksa kendaraan, dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan,” pungkas Kapolda. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *