bharindo.co.id Mamasa,- Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamasa, Wakil Bupati Mamasa Drs. H. Sudirman, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Mamasa, menghadiri secara langsung upacara pemakaman Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, yang diselenggarakan pada Minggu, 1 Februari 2026, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Upacara pemakaman dilaksanakan dengan tata cara militer penuh, sebagai bentuk penghormatan negara atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, baik selama menjalankan tugas sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat.
Prosesi berlangsung khidmat dan tertib, diawali dengan laporan Komandan Upacara, penghormatan pasukan, pembacaan riwayat hidup singkat almarhum, hingga pelaksanaan tembakan salvo sebagai simbol penghormatan terakhir. Rangkaian upacara ditutup dengan penyerahan Bendera Merah Putih dari pihak TNI kepada keluarga almarhum, sebagai representasi penghargaan negara atas jasa pengabdian yang telah diberikan.
Kehadiran Bupati Mamasa bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Mamasa mencerminkan bentuk solidaritas kelembagaan, empati kemanusiaan, serta penghormatan institusional terhadap sosok almarhum yang selama hidupnya dikenal sebagai figur pemimpin dengan integritas tinggi, disiplin, dan komitmen kuat terhadap persatuan nasional serta pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Sulawesi Barat.
Upacara pemakaman tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, unsur TNI dan Polri, para kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta keluarga besar almarhum. Hal ini menunjukkan besarnya penghormatan lintas sektor terhadap peran dan kontribusi almarhum semasa hidup.
Dalam keterangannya, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyampaikan bahwa wafatnya Wakil Gubernur Sulawesi Barat merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa Indonesia secara luas.
“Almarhum adalah sosok pemimpin yang tegas, berintegritas, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap kemajuan daerah dan pelayanan kepada masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Mamasa dan seluruh masyarakat Mamasa, kami menyampaikan duka cita yang mendalam,” ujar Bupati Mamasa.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh amal ibadah, pengabdian, dan jasa almarhum mendapatkan balasan terbaik dari Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi masa duka.

Prosesi pemakaman ini menjadi refleksi atas nilai-nilai keteladanan, nasionalisme, dan pengabdian yang ditunjukkan Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga sepanjang perjalanan hidupnya. Pemerintah Kabupaten Mamasa menegaskan komitmennya untuk menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai inspirasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Tim/HWs***)
