Februari 9, 2026
image (6)

bharindo.co.id Batam,— Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk Interreligius Dialogue and Action di Pacific Palace Hotel, Batam, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di wilayah Kepulauan Riau.

Dialog dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, serta mahasiswa. Dalam kegiatan tersebut, Tim Pencegahan Densus 88 AT Polri menyampaikan materi mengenai ciri-ciri paparan paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme, sekaligus langkah-langkah pencegahannya di lingkungan masyarakat.

Ipda R. Satriya Dedy Kurnia, S.H., selaku salah satu anggota tim pencegahan, menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga ketahanan sosial di daerah.

“Kami berharap masyarakat Provinsi Kepulauan Riau aktif dan ikut berperan dalam pencegahan bahaya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial secara bijak. Peserta diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh provokasi yang berpotensi memecah belah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap konten yang mengarah pada penyebaran ideologi kekerasan.

Melalui dialog kebangsaan ini, diharapkan tercipta kesadaran bersama untuk memperkuat toleransi, menjaga persatuan, dan membangun kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan keamanan sosial di wilayah Kepulauan Riau. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *