April 17, 2026
WhatsApp Image 2026-04-16 at 12.06.03

Minahasa Utara, bharindo.co.id — Ancaman fenomena El Nino berkekuatan besar yang dijuluki “Godzilla” mulai diantisipasi serius. Polres Minahasa Utara bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi lintas sektor melalui zoom meeting, Selasa (14/4/2026).

Rapat virtual tersebut melibatkan berbagai instansi strategis, mulai dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, TNI, hingga unsur Forkopimda lainnya.

Dalam pemaparannya, BMKG mengungkapkan bahwa puncak El Nino diprediksi terjadi dalam beberapa bulan ke depan dengan intensitas curah hujan jauh di bawah normal. Kondisi ini berpotensi memicu kekeringan ekstrem, krisis air bersih, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta peningkatan risiko gangguan kesehatan masyarakat di wilayah Minahasa Utara.

Menanggapi hal tersebut, Polres Minahasa Utara menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung langkah mitigasi pemerintah daerah. Fokus utama diarahkan pada patroli pencegahan karhutla, pengamanan distribusi air bersih, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama. Kami akan memetakan wilayah rawan, menyiapkan personel dan sarana pendukung, serta menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat,” tegas perwakilan Polres Minut dalam rapat.

Melalui koordinasi ini, seluruh instansi berkomitmen memperkuat sistem peringatan dini, menyiapkan cadangan air, serta mengoptimalkan peran aparat di lapangan, termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam memantau kondisi wilayah binaan.

Langkah cepat dan terpadu ini diharapkan mampu menekan dampak El Nino “Godzilla”, sehingga stabilitas keamanan dan aktivitas masyarakat tetap terjaga. (eds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *