MINAHASA UTARA, bharindo.co.id – Di pesisir Kema, ada bara semangat yang tak pernah padam. Namanya SMA Al khairaat Kema. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Heidy Usulu, S.S, sekolah berbasis agama ini terus bertransformasi menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya generasi berakhlak mulia, cerdas, dan berprestasi.
“Bagi kami, mendidik bukan sekadar mengajar di kelas. Tapi membentuk manusia seutuhnya. Akalnya cerdas, hatinya bersih, adabnya mulia,” tegas Heidy Usulu, S.S saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 3/5/2026.
Sejak dinahkodai Heidy Usulu, S.S, SMA Al khairaat Kema menunjukkan progres signifikan. Disiplin siswa meningkat. Budaya literasi Al-Qur’an dan salat berjamaah mengakar kuat. Ekstrakurikuler dan Kokulikuler seperti tilawah, tazkir, studytour hingga olahraga hidup kembali dan mulai menorehkan prestasi di tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Guru-guru pun dibina dengan semangat kolektif. “Kepsek kami tidak hanya memerintah dari belakang meja. Beliau turun langsung. Datang mengunjungi rumah siswa (home visit) ketemu dengan orang tua apabila ada siswa yang tidak disiplin Itu yang membuat kami semua termotivasi,” ujar salah satu guru senior.
Dengan latar belakang pendidikan agama yang kuat sekolah ini konsisten menanamkan nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Siswa tidak hanya didorong unggul akademik, tapi juga kuat aqidah, beradab, dan cinta tanah air. Sinergi dengan orang tua wali murid dan masyarakat Kema juga terus diperkuat.
Heidy Usulu, S.S menyadari tantangan sekolah swasta di daerah tidak ringan. Mulai dari keterbatasan sarana hingga persaingan dengan sekolah negeri. Namun baginya, keterbatasan bukan alasan untuk menyerah.
“Justru dari Kema ini kita buktikan. Anak-anak pesisir juga bisa bersaing dalam pendidikan. Kuncinya satu: kerja ikhlas, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas. Dan yang paling penting, libatkan Allah dalam setiap rencana,” pesannya membakar semangat.
Ke depan, SMA Al khairaat Kema menargetkan digitalisasi pembelajaran, penguatan tahfidz Qur’an, dan peningkatan prestasi akademik maupun non-akademik. Semua demi satu tujuan: melahirkan lulusan yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai muslim dan putra-putri Kema.
SMA Al khairaat Kema di bawah komando Heidy Usulu, S.S adalah bukti bahwa perubahan besar selalu dimulai dari niat yang lurus dan kerja yang sungguh-sungguh. Dari ruang-ruang kelas sederhana di Kema, sedang ditempa generasi pemimpin masa depan: berilmu, beradab, dan berdaya saing. Karena mendidik satu anak hari ini, berarti menyiapkan peradaban gemilang esok hari. Teruslah menyala, SMA Al khairat Kema. Dari Kema untuk Indonesia.*
(Eds***)
