Mei 20, 2026
8809abe3-de7a-4a64-95df-d0f6ac10b9d5_28438

Tuban, bharindo.co.idListyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pembangunan 28 gudang ketahanan pangan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan laporan di hadapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching Operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/05/2026).

Menurut Kapolri, pembangunan gudang pangan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan nasional di tengah meningkatnya produksi pertanian.

“Seiring dengan adanya potensi peningkatan volume hasil panen, melalui kerja sama dengan Perum Bulog, Polri telah membangun 18 gudang penyimpanan pada lahan Polri di 12 provinsi,” ujar Listyo Sigit Prabowo.

Ia menjelaskan, pada kesempatan tersebut Presiden RI juga melakukan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan pangan tambahan yang dibangun secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.

“Pada hari ini akan dilaksanakan groundbreaking secara serentak pembangunan 10 gudang ketahanan pangan, sehingga total gudang ketahanan pangan Polri nantinya akan mencapai 28 unit,” lanjut Kapolri.

Gudang-gudang tersebut memiliki kapasitas penyimpanan masing-masing sebesar 1.000 ton, ditambah satu gudang utama berkapasitas 10.000 ton yang ditargetkan selesai pada Juni 2026.

Kapolri memastikan keberadaan gudang ketahanan pangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penyimpanan sekaligus menjaga stabilitas distribusi bahan pangan di berbagai daerah, tidak hanya untuk komoditas jagung tetapi juga beras dan berbagai hasil pangan lainnya.

Selain pembangunan infrastruktur penyimpanan, Kepolisian Negara Republik Indonesia juga terus memperkuat ekosistem pertanian jagung secara menyeluruh mulai dari hulu hingga hilir, meliputi penyiapan lahan, penyediaan bibit, penanaman, perawatan, hingga memastikan hasil panen terserap dengan baik.

“Polri berkomitmen untuk terus mendukung dan mewujudkan ekosistem pertanian jagung secara menyeluruh, mulai dari hulu sampai dengan hilir,” tutup Kapolri.

Langkah strategis tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *