PALEMBANG, Bharindo.co.id – Polda Sumatera Selatan memberangkatkan 75 personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) untuk melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua Tengah dalam Operasi Amole II-2026. Penugasan ini menjadi bagian dari dukungan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah penugasan.
Upacara pemberangkatan dipimpin Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sumsel, Kombes Pol. Iwan Sonjaya, S.I.K., di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Senin (12/10/2026). Informasi tersebut dilansir dari TBN Sumsel pada Selasa (13/10/2026).
Sebanyak 75 personel yang diberangkatkan merupakan gabungan dari seluruh Batalyon Pelopor dan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel. Selama menjalankan tugas, mereka akan dipimpin Komandan Kompi Penugasan AKP Eko Sarwono yang bertanggung jawab mengoordinasikan pelaksanaan tugas di wilayah Papua Tengah.
Pemberangkatan berlangsung khidmat, diawali dengan penghormatan pasukan dan dilanjutkan penyerahan Bendera Merah Putih dari Irwasda Polda Sumsel kepada Danton Operasi Amole II-2026. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan menyanyikan Mars dan Hymne Brimob serta pemberian ucapan selamat bertugas dari Irwasda bersama jajaran pejabat utama Polda Sumsel.
Kehadiran para pejabat utama dan personel dari berbagai satuan kerja dalam upacara tersebut menjadi bentuk dukungan moral bagi anggota yang akan menjalankan tugas pengabdian di Papua Tengah.
Operasi Amole II-2026 dijadwalkan berlangsung mulai 13 Oktober 2026 hingga 14 Mei 2027. Sebelum diterjunkan ke wilayah operasi, seluruh personel akan menjalani masa Pra Operasi selama satu bulan di Satuan Latihan Korbrimob Polri.
Tahapan persiapan tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan. Dengan pembekalan dan koordinasi yang matang, anggota diharapkan mampu melaksanakan tugas sesuai prosedur serta mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis.
Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol. Iwan Sonjaya menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, disiplin, soliditas, dan tanggung jawab selama menjalankan penugasan. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga nama baik institusi dan mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, kedepankan profesionalisme dan kedisiplinan, serta jaga nama baik Polda Sumatera Selatan selama bertugas di Papua Tengah. Kami yakin dengan kemampuan dan semangat pengabdian yang dimiliki, seluruh personel mampu menjalankan tugas dengan baik dan kembali dengan selamat,” pesannya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pemberangkatan tersebut mencerminkan komitmen Polda Sumsel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara nasional.
“Polda Sumsel berkomitmen mendukung penuh penugasan personel Satbrimob dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah. Ini merupakan wujud soliditas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Nandang.
Menurutnya, penugasan lintas wilayah merupakan bagian dari sinergi Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas sesuai kebutuhan organisasi. Karena itu, kesiapan personel, kekompakan tim, serta kepatuhan terhadap prosedur menjadi aspek penting selama operasi berlangsung.
Polda Sumsel berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan lancar, menjaga soliditas, dan senantiasa mengutamakan keselamatan serta tanggung jawab. Dukungan keluarga dan masyarakat juga diharapkan menjadi sumber semangat bagi para anggota selama menjalankan pengabdian di daerah penugasan.
Dengan semangat “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan” dan komitmen “Polisi Bersama Masyarakat”, Satbrimob Polda Sumsel diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung tugas Polri di Papua Tengah serta membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif. (***)
