Maret 10, 2026
6cc1a06c-ca59-4d77-9117-3df6819d6ba1_236527

JAKARTA bharindo.co.id Menjelang arus mudik nasional Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Staf Utama Operasi Polri menggelar Bimbingan Teknis Latihan Pra Operasi (Bimtek Latpraops) Operasi Ketupat 2026 sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan maksimal personel dalam mengamankan momentum Lebaran.

Kegiatan yang digelar Selasa (10/3/2026) di Aula Lantai 9 Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, ini menjadi ajang pematangan strategi sekaligus penguatan kemampuan teknis personel yang akan terlibat dalam Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026.

Latihan pra operasi ini diikuti oleh personel dari berbagai satuan kerja, baik dari tingkat Mabes Polri maupun jajaran kewilayahan. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait strategi pengamanan, standar operasional prosedur (SOP), hingga pola bertindak di lapangan guna memastikan operasi pengamanan berjalan optimal.

Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Stamaops Polri Laksana menegaskan bahwa perayaan Idul Fitri merupakan agenda prioritas nasional yang menuntut kesiapan penuh dari seluruh unsur pengamanan.

“Penyelenggaraan Idul Fitri setiap tahunnya merupakan agenda prioritas nasional yang menjadi tanggung jawab bersama, khususnya Polri dan seluruh stakeholder terkait dalam menjaga keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya memperkuat sinergi antar satuan kerja di lingkungan Polri serta kolaborasi dengan berbagai instansi terkait agar pengamanan dapat berjalan efektif dan terpadu.

Selain itu, dinamika perkembangan lingkungan strategis baik global, regional, maupun nasional juga harus menjadi perhatian serius dalam perencanaan pengamanan. Berbagai potensi kerawanan seperti lonjakan arus mudik dan balik, meningkatnya aktivitas masyarakat di tempat ibadah, pusat perbelanjaan hingga destinasi wisata, serta kemungkinan terjadinya bencana alam harus diantisipasi secara matang.

Melalui kegiatan ini, Polri mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif yang didukung dengan penegakan hukum, penguatan fungsi siber, kerja sama nasional maupun internasional, serta optimalisasi peran kehumasan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan pelaksanaan Bimtek Latpraops Ketupat 2026 ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dalam operasi pengamanan memiliki kesiapan matang sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode Lebaran.

Polri juga menegaskan komitmennya untuk memastikan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, lancar, dan nyaman sehingga momentum Lebaran dapat dirayakan dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga. (azs***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *