MANGGARAI, bharindo.co.id – Personel Satgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat terdampak gempa bumi melalui kegiatan trauma healing di Posko Pengungsian Barangkolong, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk senam pagi bersama tersebut berlangsung pada Rabu (26/8/2026), pukul 08.00 hingga 09.00 WITA. Sebanyak 10 personel Satgas SAR Korps Brimob Polri yang dipimpin Danki Satgas AKP Roy Ronaldo Dansu, S.Tr.K., S.I.K., turut mendampingi warga selama kegiatan berlangsung.
Senam pagi bersama menjadi salah satu bentuk pendampingan trauma healing yang dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan dan kebugaran warga sekaligus membangun kembali semangat masyarakat dalam menjalani proses pemulihan pascabencana.
AKP Ronaldo Dansu mengatakan, kegiatan sederhana seperti senam bersama memiliki nilai penting dalam mendampingi masyarakat yang masih berada dalam situasi pascabencana.
“Melalui kegiatan sederhana seperti senam pagi bersama, kami ingin mengajak warga untuk tetap menjaga kesehatan, membangun semangat, dan saling menguatkan. Pemulihan pascabencana bukan hanya tentang kebutuhan fisik, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat kembali memiliki semangat untuk bangkit,” ujar AKP Ronaldo Dansu dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, pendampingan terhadap masyarakat akan terus dilakukan dengan pendekatan humanis dan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan warga di lokasi pengungsian.
Kehadiran personel Polri diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga dukungan moral bagi masyarakat agar mampu melewati masa pemulihan dengan lebih kuat.
“Harapannya, kegiatan ini bisa membantu warga tetap sehat dan bugar, sekaligus mengurangi beban psikologis yang mungkin masih dirasakan setelah bencana. Kami akan terus hadir dan mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan,” tambahnya.
Sebelumnya, Satgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT juga telah melaksanakan berbagai kegiatan trauma healing di Posko Pengungsian Barangkolong sebagai bagian dari pendampingan masyarakat terdampak gempa bumi.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada proses pencarian dan pertolongan, evakuasi maupun distribusi bantuan logistik, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan semangat masyarakat.
Melalui kegiatan humanis seperti senam pagi bersama, Polri berupaya menciptakan suasana positif di tengah pengungsian sekaligus mempererat kebersamaan antara personel kepolisian dan warga terdampak.
Kegiatan trauma healing ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana.
Dengan kehadiran personel di tengah warga, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan tidak hanya dari sisi kebutuhan fisik, tetapi juga melalui penguatan mental, kebersamaan, serta semangat untuk kembali bangkit dan menata kehidupan pascabencana. (***)
JAMBI, bharindo.co.id – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar resmi melantik Pengurus Komite Olahraga…
Mamuju, bharindo.co.id — Kapolda Sulawesi Barat menegaskan bahwa tugas personel lalu lintas memiliki dimensi pelayanan…
Polda Sulbar, bharindo.co.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. Briptu Risaldi,…
POLRES MAMASA, bharindo.co.id --Personel piket Polsek Mamasa melaksanakan kegiatan Pergelaran Pasukan Ambang Gangguan (AG) pagi…
MAMASA, bharindo.co.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Mambi terus menunjukkan komitmen dalam mendukung ketahanan pangan dan…
Polda Sulbar, bharindo.co.id - Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta kembali meninjau langsung perkembangan…