bharindo.co.id Jakarta,- Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar melakukan inspeksi langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (21/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada masyarakat telah memenuhi standar keamanan dan kelayakan pangan.
Dalam pengecekan tersebut, BPOM menelusuri seluruh rantai pengolahan makanan, mulai dari bahan baku hingga proses distribusi. Taruna menegaskan, penilaian dilakukan secara objektif dan menyeluruh sesuai standar yang berlaku.
“Kami memeriksa mulai dari bahan bakunya, asal-usulnya, kemudian bagaimana proses penyimpanan dan pengolahannya. Semua kami nilai secara objektif,” ujar Taruna.
Menurut dia, BPOM menemukan bahwa SPPG Polri telah menerapkan tahapan pemeriksaan akhir sebelum makanan dibagikan. Pemeriksaan itu meliputi uji kimia dan mikrobiologi untuk mendeteksi potensi bahan berbahaya, seperti arsen, formalin, dan zat kimia lainnya.
“SPPG Polri melakukan screening terakhir sebelum distribusi. Ada pemeriksaan kimia dan mikrobiologinya. Ini menjadi nilai tambah,” katanya.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, BPOM menyimpulkan bahwa SPPG Polri telah menjalankan seluruh prosedur sesuai ketentuan. Taruna menyebut standar keamanan pangan yang ditetapkan pemerintah telah dipenuhi secara menyeluruh.
“Kesimpulan kami, setelah melakukan pengecekan langsung, SPPG Polri layak mendapatkan penilaian A plus. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan pangan,” ungkap Taruna.
Program Makanan Bergizi Gratis merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. BPOM menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan mutu dan keamanan pangan tetap terjaga di seluruh titik pelayanan. (hnds***)