Categories: BRIMOB

“Brimob Turun Gunung! Jembatan Rapuh Ancam Anak Sekolah, Batalyon Pelopor Labuan Bajo Bergerak Bangun Akses Vital Warga”

bharindo.co.id Manggarfai Barat,- Aksi nyata kembali ditunjukkan personel Batalyon B Pelopor Labuan Bajo, bagian dari Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur, yang turun langsung membangun kembali jembatan penyeberangan warga di Mbarata, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Jembatan yang sebelumnya rapuh dan membahayakan itu kini dibangun ulang agar lebih kokoh dan aman. Akses tersebut menjadi jalur vital bagi sekitar 50 hingga 60 kepala keluarga di tiga hingga empat dusun — terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintasinya demi menuntut ilmu.

Wakil Komandan Batalyon B Pelopor Labuan Bajo, AKP Agustinus Silvester, menegaskan pembangunan dimulai sejak 12 Februari 2026 sebagai tindak lanjut arahan Presiden kepada Listyo Sigit Prabowo agar Polri turut membantu pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami mulai pekerjaan ini sejak 12 Februari. Ini juga sebagai tindak lanjut instruksi Presiden kepada Kapolri agar Polri hadir membantu kebutuhan infrastruktur masyarakat,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Sebelumnya, kondisi jembatan disebut sangat memprihatinkan. Struktur kayu yang lapuk membuat warga waswas setiap kali melintas. Bahkan, beberapa warga dilaporkan pernah terjatuh ke kali akibat rapuhnya konstruksi lama.

Tak hanya menjadi akses sekolah, jembatan itu juga jalur utama warga menuju lahan pertanian serta mengangkut hasil kebun. Tanpa jembatan yang layak, aktivitas ekonomi masyarakat terancam lumpuh.

Pembangunan dilakukan secara gotong royong. Warga menyediakan material kayu untuk papan landasan, sementara personel Brimob membantu tenaga teknis dan pengerjaan konstruksi.

Kini, struktur utama jembatan telah tersambung dari kedua sisi sungai. Tahap berikutnya adalah pemasangan pengaman serta pengecatan agar jembatan lebih kuat dan tahan lama.

Tak berhenti di Mbarata, personel Brimob juga berencana melakukan survei infrastruktur di wilayah Golomori yang kerap terisolasi saat banjir karena belum memiliki jembatan penyeberangan.

Langkah ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata atas kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah terpencil. (***)

adminbharindo

Recent Posts

Penguatan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Usia Sekolah melalui Program Polantas Karib

MAMUJU, bharindo.co.id — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Ditlantas Polda Sulbar) terus memperkuat…

1 jam ago

Sat Lantas Polres Mamasa Intensifkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

MAMASA, bharindo.co.id — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa, Sulawesi Barat, terus mengintensifkan upaya…

1 jam ago

Hari Ketiga Audit Irwasum Polri, Kapolda Sulbar Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran

SULAWESI BARAT,  bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…

1 jam ago

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Pasangkayu, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polres

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…

1 jam ago

HUT TNI Angkatan Laut, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Memperkuat Sinergi TNI-Polri dan Pengabdian kepada Masyarakat

Sulawesi Barat, bharindo.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…

1 jam ago

Petani Panen Jagung, Polisi Ikut Turun ke Kebun! Bhabinkamtibmas Mamasa Kawal Ketahanan Pangan

MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…

2 jam ago