Bharindo.co.id GARUT – Bupati Garut, Rudy Gunawan, secara resmi meminta maaf dan memberikan klarifikasi terkait video viral yang menampilkan beberapa individu mengenakan atribut Satpol PP Kabupaten Garut memberikan dukungan terhadap calon Wakil Presiden.
Dalam konferensi pers, Bupati menegaskan bahwa individu dalam video tersebut bukanlah Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.
Bupati Rudy Gunawan menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan sanksi tegas kepada individu yang terlibat dalam insiden tersebut.
“Saya mohon maaf atas kejadian itu, dan itu sudah diberikan sanksi. Sanksinya mencakup larangan bekerja selama 3 bulan, tanpa gaji, dengan sanksi terendah selama satu bulan,” cetus Rudy Gunawan usai mengikuti Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama di MAN 2 Garut, Rabu, 03 Januari 2023.
Klarifikasi dan tindakan tegas Bupati ini diharapkan dapat meredakan kegaduhan di masyarakat dan memastikan netralitas ASN dalam konteks politik.Bupati juga menekankan pentingnya pembinaan kepada semua pihak yang terlibat guna mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan.(Jang Naga***)
bharindo.co.id Papua,- Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmen serius dalam penegakan hukum terhadap Kelompok…
bharindo.co.id Bali,- Korlantas Polri terus memperluas implementasi penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik melalui penyerahan…
bharindo.co.id Depok,- Mengisi bulan suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan positif, Korsabhara Baharkam Polri menyelenggarakan…
bharindo.co.id Lampung,- Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho bersama sejumlah stakeholder terkait meninjau kesiapan pelabuhan penyeberangan di…
bharindo.co.id Jakarta,- Korlantas Polri melalui Subdit Pengawalan Patroli Jalan Raya (WAL & PJR) menggelar sosialisasi…
bharindo.co.id Jakarta,- Bareskrim Polri bersama Komnas Perempuan menggelar pertemuan bilateral guna memperkuat advokasi penanganan femisida…