TULUNGAGUNG, BHARINDO.CO.ID — Pemerintah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, melaksanakan sejumlah kegiatan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kegiatan tersebut meliputi Musyawarah Desa Khusus (Musdeskus) penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun 2026, rembuk stunting untuk tahun anggaran 2027, serta penyaluran BLT DD periode April hingga Juni 2026.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam menentukan sasaran bantuan sosial secara musyawarah sekaligus mendorong pencegahan stunting melalui perencanaan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pada Kamis, 15 Januari 2026, Pemerintah Desa Bendosari menggelar Musdeskus penetapan KPM BLT DD tahun 2026. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam musyawarah itu, peserta membahas penetapan calon penerima bantuan yang bersumber dari Dana Desa dengan tujuan membantu masyarakat kurang mampu di wilayah Desa Bendosari.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, hasil musyawarah disepakati dan disetujui oleh peserta rapat. Penetapan penerima bantuan diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan, dengan tetap mengacu pada ketentuan dan kriteria penerima yang berlaku.
Selanjutnya, pada Senin, 19 Januari 2026, Pemerintah Desa Bendosari melaksanakan kegiatan rembuk stunting di balai desa. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Desa Bendosari, Agus.
Rembuk stunting merupakan forum penting untuk membahas upaya pencegahan dan penurunan angka stunting melalui perencanaan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, balita, serta keluarga yang membutuhkan perhatian terkait kesehatan dan gizi.
Melalui forum tersebut, pemerintah desa diharapkan dapat memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur masyarakat dalam merencanakan langkah pencegahan stunting untuk tahun anggaran 2027.
Penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga keluarga. Edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta akses terhadap layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.
Komitmen membantu masyarakat juga diwujudkan melalui penyaluran BLT DD untuk periode April hingga Juni 2026. Penyaluran dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di Balai Desa Bendosari.
Bantuan tunai diserahkan langsung oleh Kepala Desa Bendosari kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi.
BLT Dana Desa merupakan salah satu bentuk dukungan bagi keluarga yang memenuhi kriteria penerima sesuai ketentuan pemerintah. Karena itu, ketepatan sasaran, keterbukaan informasi, dan tertib administrasi menjadi aspek penting dalam pelaksanaannya.
Pelaksanaan Musdeskus, rembuk stunting, dan penyaluran BLT DD memperlihatkan pentingnya peran pemerintah desa dalam menghubungkan program pembangunan dengan kebutuhan warga.
Ke depan, sinergi pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, dan unsur terkait diharapkan terus diperkuat agar program bantuan sosial maupun pencegahan stunting dapat berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Bendosari. (ahs***)
JAKARTA, BHARINDO.CO.ID — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak bisa hanya mengandalkan penegakan…
PONTIANAK, bharindo.co.id — Penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terus diperkuat.…
Purbalingga, bharindoo.co.id - Unit Kamsel Satlantas Polres Purbalingga menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) di…
TULUNGAGUNG, BHARINDO.CO.ID — Pemerintah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa…
MAKASSAR, BHARINDO.CO.ID — Pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Jalan dan Jembatan Middle Ring Road Kota…
WAJO, bharindo.co.id – Ketua LSM KPK RI, Hermanto Buroncong, menyoroti pekerjaan pembangunan Koperasi Merah Putih…