bharindo.co.id Kupang, Rabu (10/12/25) — Gabungan Mahasiswa Asal Sumba Universitas Muhammadiyah Kupang (GAMAS-UMK) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., S.H., M.H., atas keberhasilan jajaran Polda NTT mengungkap kasus dugaan pembunuhan Sebastianus Bokol yang terjadi pada tahun 2022.
Pengungkapan kasus yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun tersebut dinilai sebagai bukti nyata dedikasi, integritas, dan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan serta menegakkan keadilan bagi masyarakat.
Pertemuan antara jajaran GAMAS-UMK dan Kapolda berlangsung hangat di lobi Mapolda NTT. Koordinator GAMAS-UMK asal Sumba, Primus Wungo, mengungkapkan rasa syukur karena dapat bertatap muka langsung dengan Kapolda NTT. Ia menyampaikan apresiasi atas keseriusan Kapolda yang menurunkan tim khusus sehingga kasus ini akhirnya menemukan titik terang.
“Kami sangat berterima kasih karena Bapak Kapolda memberikan perhatian penuh pada kasus ini. Upaya tim khusus menjadi bukti bahwa keluarga korban tidak dibiarkan berjalan sendiri,” ujar Primus.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga menanyakan perkembangan proses hukum serta berharap para pelaku dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka turut mengusulkan agar Polda NTT membuat podcast khusus yang mengulas perjalanan penanganan kasus tersebut sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.
Di akhir penyampaian, Primus menegaskan bahwa keluarga korban menganggap jajaran kepolisian sebagai bagian dari keluarga besar mereka.
Perwakilan keluarga korban yang hadir, Arjuna Mete, juga menyampaikan terima kasih mendalam kepada Kapolda dan tim penyidik. Ia menuturkan bahwa doa keluarga akhirnya terjawab setelah menunggu kejelasan selama bertahun-tahun.
“Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polda NTT. Kami percaya polisi akan menangani kasus ini secara profesional dan tegas,” ujar Arjuna.
Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko menyampaikan apresiasi atas dukungan keluarga dan mahasiswa. Ia menegaskan komitmen Polda NTT untuk mengawal kasus tersebut hingga masuk ke tahap persidangan.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kami memahami betapa berat proses ini bagi keluarga. Tim khusus sudah bekerja maksimal dan kami akan terus kawal penyelesaiannya,” ungkapnya.
Kapolda juga menyampaikan bela sungkawa mendalam serta menyatakan kesiapan Polda membuka ruang dialog dan informasi, termasuk melalui rencana pembuatan podcast yang membahas situasi lapangan, kondisi korban, hingga tantangan teknis penyidikan.
Di akhir pernyataannya, Kapolda menyoroti bahwa peristiwa tragis ini berawal dari penyalahgunaan minuman keras. Ia menegaskan bahwa konsumsi miras dalam batas wajar tidak dilarang, namun penyalahgunaannya harus dicegah melalui edukasi dan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat. (***)
bharindo.co.id Tebing Tinggi,- Respons cepat kembali ditunjukkan Polres Tebing Tinggi dalam menangani laporan masyarakat. Pada…
bharindo.co.id Tebing Tinggi,- Dalam upaya mencegah kenakalan remaja serta meningkatkan kesadaran hukum dikalangan pelajar, Kasat…
bharindo.co.id Labuhanbatu,- Kapolsek Panai Tengah bersama personil Polsek Panai Tengah berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika…
bharindo.co.id Jombang,– Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar…
bharindo.co.id Jombang,- Sebagai wujud apresiasi institusi terhadap kinerja dan dedikasi anggota, Kapolres Jombang AKBP Ardi…
bharindo.co.id Mamasa, Sumarorong — Penyaluran pupuk subsidi di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, kini menjadi sorotan…