bharindo.co.id Jakarta,– Komitmen negara menjaga keselamatan jamaah kembali ditegaskan. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan perlindungan maksimal bagi jamaah lanjut usia dan berisiko tinggi pada penyelenggaraan Haji 1447 Hijriah. Langkah ini diwujudkan melalui penguatan istithaah kesehatan serta optimalisasi skema Murur dan Tanazul — strategi yang dirancang tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga mengedepankan kemanusiaan.
Penegasan itu disampaikan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah, Moch Irfan Yusuf, yang menempatkan keselamatan jamaah sebagai prioritas utama.
“Perlindungan jamaah, khususnya lansia dan risti, adalah prioritas utama kami,” tegasnya, Selasa (17/2/2026).
Ia menekankan bahwa perlindungan dimulai sejak di tanah air — melalui penguatan istithaah kesehatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi keselamatan perjalanan ibadah. Pemerintah memperketat skrining kesehatan, pengawasan penyakit penyerta, hingga edukasi kebugaran agar jamaah benar-benar siap secara fisik.
Di Tanah Suci, pendekatan berlanjut melalui pengelolaan mobilitas jamaah pada fase puncak ibadah. Optimalisasi skema Murur memungkinkan jamaah rentan melintas di Muzdalifah tanpa turun dari bus, mengurangi kelelahan fisik. Sementara Tanazul memberi opsi kembali lebih awal ke hotel setelah melontar jumrah di Mina, menghindari kepadatan ekstrem.
“Murur dan Tanazul bukan hanya solusi teknis, tetapi bentuk keberpihakan pada jamaah rentan. Ibadah harus sah sekaligus aman dan manusiawi,” ujarnya.
Sebagai penguatan, Indonesia juga mengusulkan kesiapsiagaan dukungan medis di jalur menuju kawasan Jamarat guna mempercepat respons dalam kondisi darurat saat puncak ibadah.
“Kita ingin bergeser dari pendekatan reaktif menjadi preventif — bukan menunggu jamaah sakit, tetapi memastikan mereka tetap sehat,” pungkasnya.
Melalui strategi terpadu — mulai dari penguatan istithaah kesehatan, optimalisasi skema mobilitas, hingga koordinasi medis lintas negara — Indonesia menatap penyelenggaraan Haji 1447 H dengan optimisme tinggi: lebih tertib, lebih aman, dan lebih berorientasi pada martabat serta kenyamanan jamaah. (azs***)
BITUNG, bharindo.co.id - Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota…
BITUNG, bharindo.co.id - Pelayanan prima ditunjukkan Polres Bitung di jam sibuk pagi. Sebanyak 225 personel…
GARUT, Bharindo.co.id – Jajaran Satuan Samapta Polres Garut kembali mengintensifkan patroli dialogis untuk menjaga keamanan…
BITUNG, bharindo.co.id - Musibah kebakaran yang menimpa warga Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung, menggerakkan hati…
BITUNG, bharindo.co.id – Menindaklanjuti perintah Kapolda Sulawesi Utara untuk memastikan pasokan BBM subsidi tetap terjaga,…
WONOSOBO, Bharindo.co.id – Klub bola voli Bujang Ganong asal Kabupaten Magelang sukses meraih gelar juara…