Categories: POLDA METRO JAYA

HEBOH DUGAAN PENIPUAN KRIPTO! NAMA PENDIRI AKADEMI CRYPTO TERSERET, POLDA METRO JAYA TURUN TANGAN

bharindo.co.id Jakarta,— Dunia investasi kripto kembali diguncang. Polda Metro Jaya tengah melakukan penyelidikan intensif atas laporan dugaan penipuan trading kripto yang menyebabkan kerugian korban. Kasus ini menyedot perhatian publik karena menyeret nama Timothy Ronald, yang dikenal sebagai pendiri Akademi Crypto.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima dan saat ini masih berada pada tahap penyelidikan awal. Langkah pertama yang akan dilakukan penyidik adalah memeriksa pelapor dan para saksi.

“Sudah ada upaya dari penyidik untuk melakukan undangan klarifikasi terhadap pelapor khususnya, serta saksi-saksi, dan akan dijadwalkan pada hari Selasa,” ujar Kombes Pol. Budi kepada wartawan, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, laporan dugaan penipuan ini resmi masuk pada Jumat (9/1/2026) dan saat ini status terlapor masih lidik. Polisi belum mengungkap secara rinci konstruksi perkara maupun nilai kerugian yang dialami korban, mengingat proses pendalaman masih berjalan.

“Benar, ada laporan dari pelapor berinisial Y terkait dugaan tindak pidana penipuan investasi kripto. Ini masih laporan awal dan akan segera kami tangani sesuai prosedur,” jelasnya.

Meski belum ada penetapan tersangka, mencuatnya nama figur publik di dunia kripto membuat kasus ini langsung menjadi sorotan. Apalagi, investasi kripto selama ini kerap dipromosikan sebagai jalan cepat meraih keuntungan, namun di sisi lain menyimpan risiko besar jika tidak dikelola secara transparan dan bertanggung jawab.

Polda Metro Jaya menegaskan akan menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional dan objektif. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berinvestasi, terutama pada instrumen digital yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Kasus ini menambah daftar panjang sengketa investasi kripto di Indonesia. Publik kini menanti hasil penyelidikan polisi: apakah dugaan penipuan ini akan terbukti, atau justru membuka fakta lain di balik hiruk-pikuk bisnis aset digital yang tengah naik daun. (azs***)

adminbharindo

Recent Posts

Way Kambas di Titik Kritis Zonasi Dipersoalkan, Konflik Gajah–Manusia Jadi Alarm Kebijakan

bharindo.co.id Lampung Timur,— Kasus konflik gajah–manusia di sekitar Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kini memasuki…

55 menit ago

KEBUT AKSES DIGITAL! PEMERINTAH TANCAP GAS RATIKAN INTERNET NASIONAL DEMI PENDIDIKAN SETARA

bharindo.co.id Jakarta,- Pemerintah menyalakan mesin besar transformasi digital. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kini memfokuskan…

2 jam ago

Bus Transjakarta Tabrak Tiang di Kolong Tol Tanjung Barat

bharindo.co.id Jakarta,— Kepolisian mengungkap kronologi kecelakaan tunggal yang melibatkan bus Transjakarta di kolong Tol JORR…

2 jam ago

Era Baru Kemandirian Energi: Prabowo Resmikan Kilang Terbesar Indonesia di Balikpapan

bharindo.co.id Balikpapan,- Balikpapan kembali menjadi panggung sejarah energi nasional. Presiden Prabowo Subianto meresmikan Pertamina Refinery…

2 jam ago

Taruhan Pendidikan di Cibinong

bharindo.co.id Bogor,- Dukungan terhadap pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur,…

2 jam ago

Perkuat Sinergi, Sat Binmas Polres Tebing Tinggi Jalin Kemitraan dengan Tokoh Agama

bharindo.co.id Tebing Tinggi,- Dalam upaya memperkuat sinergi, Sat Binmas Polres Tebing Tinggi menjalin kemitraan dengan…

3 jam ago