bharindo.co.id JAKARTA,— Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam pelayanan medis dan misi kemanusiaan, baik bagi anggota Polri maupun masyarakat. Hal ini disampaikan Kapusdokkes Polri, Irjen Pol. Dr. dr. Asep Hendradiana, dalam talkshow Primetime News Metro TV bertema “Pusdokkes Polri: Garda Terdepan Medis dan Kemanusiaan”, Rabu (29/10/2025). Acara tersebut juga menghadirkan Komisioner Kompolnas, Irjen Pol. (P) Ida Oetari Purnamasasi, sebagai narasumber.
Dalam kesempatan itu, Kapusdokkes Polri menjelaskan bahwa Dokkes Polri memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan dan penanganan misi kemanusiaan di berbagai situasi. “Kami hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan profesional dalam situasi apa pun,” ujar Irjen Pol Asep Hendradiana.
Kontribusi Dokkes Polri, lanjutnya, terlihat nyata dalam berbagai operasi kemanusiaan, antara lain penanganan pandemi Covid-19 (2019–2022), pelayanan medis rutin melalui Biro Kespol Pusdokkes Polri, serta penanganan korban bencana dan kecelakaan melalui Disaster Victim Identification (DVI), baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, Dokkes Polri juga berperan aktif dalam program Deteksi Dini Narkoba (DDN) sebagai langkah preventif terhadap penyalahgunaan narkotika di seluruh wilayah Indonesia.
Sebagai bagian dari transformasi menuju Polri yang modern, Pusdokkes terus mendukung program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di bidang teknologi dan inovasi. Beberapa inovasi digital yang dikembangkan antara lain SICOBAR, RIKKESLA, FOS, SILANIS, e-Rekam Medic, serta website Pusdokkes Polri. Seluruh sistem tersebut bertujuan mempermudah akses pelayanan kesehatan dan informasi bagi anggota Polri serta masyarakat umum.
Selain memperkuat layanan internal, Pusdokkes Polri aktif menjalin kerja sama lintas lembaga, baik di tingkat nasional maupun internasional. Di dalam negeri, Pusdokkes bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, BNPB, TNI, rumah sakit, dan berbagai instansi lainnya. Sedangkan di tingkat global, tenaga medis Polri juga dikirim untuk mendukung misi perdamaian dunia melalui Formed Police Unit (FPU) dan Individual Police Officer (IPO) di daerah konflik, serta turut berperan dalam Operasi Damai Cartenz di Papua.
Kapusdokkes menegaskan bahwa peran Pusdokkes Polri tidak terbatas hanya bagi internal kepolisian, tetapi juga untuk masyarakat luas. “Keberhasilan tugas kemanusiaan Polri sangat bergantung pada kepercayaan, partisipasi, dan kolaborasi masyarakat,” tuturnya.
Dengan semangat kemanusiaan, dukungan teknologi, dan sinergi antarinstansi, Pusdokkes Polri berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan medis dan kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional. (hnds***)
WONOSOBO, Bharindo.co.id — Aksi solidaritas berupa kegiatan mancing simbolis dan penanaman pohon pisang di titik-titik…
Pasuruan, Bharindo.co.id,– Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan,…
Cimahi, Bharindo.co.id,– Dalam rangka meningkatkan silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas,…
Kapuas Hulu, Bharindo.co.id,– Dalam rangka mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan, Polres Kapuas Hulu…
Pasuruan, Bharindo.co.id – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci…
Bandung, Bharindo.co.id– Guna mengantisipasi aksi balap liar serta menjaga kondusivitas wilayah pada malam hari, personel…