WAJO, bharindo.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo terus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dengan memulai gerakan dari lingkungan internal.
Kepala DLH Kabupaten Wajo, A. Fakhrul Rijal B, mengarahkan seluruh staf untuk membiasakan pengelolaan dan pemilahan sampah sejak dari rumah masing-masing.
Setelah sebelumnya mewajibkan staf menyediakan ember biopori sebagai sarana pengolahan sampah makanan dan sampah dapur, kini DLH Wajo kembali mendorong penyediaan karung waring untuk mengumpulkan sampah botol plastik.
Gerakan tersebut kemudian dikembangkan dengan nama SURAT KAWAN Biopori, singkatan dari “Satu Rumah Satu Karung Waring dan Biopori.”
Melalui gerakan ini, setiap rumah staf DLH memiliki dua sarana sederhana untuk mendukung pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Ember biopori digunakan untuk mengolah sampah organik, khususnya sampah makanan dan dapur, sedangkan karung waring digunakan sebagai wadah pengumpulan sampah botol plastik.
“Alhamdulillah, rumah seluruh staf sudah lengkap dengan biopori dan karung waring. Ini merupakan langkah nyata untuk membiasakan pengelolaan sampah dimulai dari rumah masing-masing,” ujar A. Fakhrul Rijal B.
Menurutnya, perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan terdekat. Pemilahan sejak dari rumah membuat sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali, sementara sampah organik dapat diolah melalui biopori.
Ia berharap gerakan SURAT KAWAN Biopori dapat menjadi contoh bagi masyarakat Kabupaten Wajo bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui langkah sederhana dan konsisten.
“Kalau setiap rumah mulai memilah, maka sampah tidak lagi semuanya berakhir di tempat pembuangan. Kita mulai dari rumah kita, mulai dari staf DLH, dan selanjutnya kita ajak seluruh masyarakat Wajo,” tegasnya.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya DLH Kabupaten Wajo dalam membangun budaya pilah sampah dari sumber, mengurangi sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), serta mendukung terwujudnya lingkungan Wajo yang bersih, sehat, resik, dan indah. ( aaps***)
Wonosobo, bharindo.co.id – Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia…
Wonosobo, bharindo.co.id – Kodim 0707/Wonosobo memberikan dukungan penuh terhadap apel launching aksi GELORA (Gerakan Lingkungan…
GARUT, Bharindo.co.id – Sebanyak 1.319 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Karyamekar, Kecamatan Cilawu, Kabupaten…
PASANGKAYU, bharindo.co.id -Ketua Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LPKPK) Provinsi Sulawesi Barat Eliasib mempertanyakan…
SULBAR, bharindo.co.id — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Provinsi Sulawesi Barat, Kapolda…
MAJALENGKA, bharindo.co.id – Anggaran Rp7.352.119.890 digelontorkan Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang…