Categories: MINAHASA UTARA

KKP RI SURVEI KEMA SEBAGAI KAMPUNG NELAYAN MODERN, KOPERASI MERAH PUTIH SAMBUT BAIK

MINAHASA UTARA, bharindo.co.id — Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) melakukan survei langsung di Kelurahan Kema, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Selasa (14/4/2026). Kema disiapkan menjadi salah satu calon lokasi program pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

Tim KKP meninjau dermaga tradisional, tempat pelelangan ikan, sarana penyimpanan es, hingga permukiman nelayan di pesisir Kema. Survei ini memetakan potensi perikanan tangkap, infrastruktur pendukung, akses air bersih, serta kesiapan sosial masyarakat.

Kedatangan tim disambut pemerintah kecamatan, pemerintah Desa, kelompok nelayan, dan pengurus Koperasi Merah Putih Kema. Dialog digelar untuk menyerap aspirasi nelayan terkait alat tangkap ramah lingkungan, perbaikan dermaga, hingga pelatihan mutu hasil perikanan.

Ketua Koperasi Merah Putih Kema III Alex Sartono menyambut baik kehadiran tim KKP. “Kami sudah lama berharap ada perhatian langsung dari pusat. Kalau Kema jadi Kampung Nelayan Merah Putih, koperasi siap jadi wadah nelayan untuk kembangkan usaha, dari tangkap sampai olahan. Yang penting dermaga diperbaiki dan ada cold storage biar harga ikan stabil,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan KKP RI menyampaikan harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. “Kami butuh dukungan penuh Bupati Minahasa Utara. Mulai dari penyediaan lahan, kemudahan perizinan, hingga pengalokasian APBD untuk pendampingan program. Sinergi pusat dan daerah jadi kunci agar Kampung Nelayan di Kema benar-benar maju dan mandiri,” tegas Tim KKP.

Kepala Desa Kema III ,Arini Polioto menambahkan, mayoritas warga menggantungkan hidup dari laut sehingga program ini sangat dinantikan. Hasil survei akan menjadi bahan kajian KKP untuk menentukan kelayakan dan skema intervensi di Kema.

Program Kampung Nelayan Merah Putih menyasar penataan kawasan, penguatan kelembagaan nelayan, hilirisasi produk perikanan, serta akses pembiayaan. Dengan kolaborasi pusat dan daerah, Kema diharapkan bertransformasi menjadi kampung nelayan yang modern, berdaya saing, dan mensejahterakan warganya.

(Eds***)

adminbharindo

Recent Posts

Kader partai Nasdem kabupaten Trenggalek menggelar aksi damai di depan kantor DPD, pemberitaan majalah Tempo.

Trenggalek, bharindo.co.id - kader partai nadem kabupaten Trenggalek menggelar aksi damai di depan kantor DPD…

2 jam ago

EL NINO “GODZILLA” MENGANCAM! POLRES MINUT GERAK CEPAT KONSOLIDASI LINTAS SEKTOR

Minahasa Utara, bharindo.co.id — Ancaman fenomena El Nino berkekuatan besar yang dijuluki “Godzilla” mulai diantisipasi…

2 jam ago

Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi Tangkap Pengedar Sabu di Warung Pinggir Jalan Ir. Juanda

Tebing Tinggi, bharindo.co.id - Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika…

2 jam ago

KPK Periksa Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kasus OTT Bupati Tulungagung Jadi Sorotan

Tulungagung, bharindo.co.id – Pada Kamis pagi, 16 April 2026, tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

2 jam ago

Dugaan Kasus di Kampus Unpad Disorot, Polisi Turun Tangan Telusuri Kebenaran

Sumedang, bharindo.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang mulai menelusuri dugaan kasus kekerasan seksual…

13 jam ago

Polri-TNI dan Warga Turun Bersama, Apel Gabungan Perkuat Kamtibmas di Jakarta Selatan

Jakarta, bharindo.co.id – Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat kembali diperkuat melalui apel gabungan Rayon…

13 jam ago