Surabaya-Bharindo.co.id – Kapal penumpang KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan dilaporkan terbalik di tengah Laut Jawa. Peristiwa ini mengundang perhatian publik setelah video evakuasi kapal beredar luas di media sosial.
Berdasarkan narasi dalam video tersebut, KM Virgo Transport 8 diberangkatkan dari Dermaga Ujung, Surabaya pada Sabtu, 12 September. Kapal tersebut dijadwalkan menempuh rute Surabaya – Banjarmasin dengan membawa puluhan penumpang dan awak kapal.
Perjalanan awal dilaporkan berjalan normal. Namun saat memasuki tengah malam, kapal disebut menghadapi cuaca buruk ekstrem di perairan Laut Jawa. Kondisi gelombang tinggi dan angin kencang mulai mengganggu pelayaran.
Sekitar pukul 02.00 WITA, nahkoda kapal sempat melakukan kontak terakhir dan melaporkan bahwa kondisi kapal sudah dalam keadaan miring. Setelah laporan tersebut, komunikasi dengan kapal dinyatakan terputus total.
Tim SAR gabungan yang menerima laporan segera melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi terakhir kapal terdeteksi. Dari hasil penyisiran, kapal ditemukan dalam kondisi terbalik dan sebagian lambungnya sudah tenggelam.
Dalam video terlihat sejumlah kapal milik Basarnas dan tim penyelamat mengelilingi bangkai kapal KM Virgo Transport 8 yang berwarna biru-putih. Proses evakuasi dilakukan di tengah laut dengan menggunakan perahu karet dan kapal patroli.
Disebutkan bahwa kapal tersebut membawa 43 orang yang terdiri dari penumpang dan awak kapal. Namun pada pembaruan informasi selanjutnya di dalam video yang sama, disebutkan data yang berbeda terkait jumlah korban.
Hingga pembaruan terbaru yang disampaikan dalam narasi video, sebanyak 113 orang dilaporkan telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 6 orang dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, sekitar 130 orang lainnya masih dalam status pencarian oleh tim SAR gabungan. Operasi pencarian terus diperluas mengingat luasnya area Laut Jawa dan kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
Hingga saat ini, penyebab pasti terbaliknya KM Virgo Transport 8 masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada faktor cuaca buruk dan kemungkinan pergeseran muatan saat kapal miring.
Pihak Basarnas menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pencarian dan penyelamatan korban yang masih hilang. Masyarakat diminta untuk menunggu informasi resmi dari Basarnas dan KSOP terkait data manifes yang valid.
Doa dan harapan dipanjatkan agar seluruh korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan. Turut berduka cita atas musibah yang menimpa KM Virgo Transport 8, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
( NMWS*** )
MAMUJU, bharindo.co.id – Memaknai Hari Ulang Tahun Korps Lalu Lintas (HUT Korlantas) Bhayangkara ke-71, Direktorat…
TRENGGALEK, Bharindo.co.id – Polemik rencana retribusi penonton Festival Jaranan Trenggalek Terbuka / FJTT 2026 memicu…
GARUT, Bharindo.co.id – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Karyamekar, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.…
PAMEKASAN, bharindo.co.id – Bharindo .co id .Petugas Polsek Tlanakan jajaran Polres Pamekasan mengamankan seorang pria…
Mamasa, bharindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan…
WONOSOBO, bharindo.co.id — Polres Wonosobo menggelar apel pemberian penghargaan di halaman Mapolres Wonosobo, Rabu (16/9).…