Categories: Nasional

Lindungi Anak di Ruang Digital, Pemerintah Tegaskan Komitmen pada Hari Anak Sedunia

bharindo.co.id Jakarta,- Memperingati Hari Anak Sedunia, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak di ranah digital, termasuk dari ancaman perekrutan terorisme melalui permainan daring serta paparan konten pornografi.

“Hari ini Hari Anak Sedunia, kami terus berkomitmen bersama dengan institusi-institusi, kementerian, dan lembaga lainnya untuk memproteksi anak-anak kita,” ujar Menkomdigi, Kamis (20/11/2025).

Meutya menyampaikan bahwa pemerintah berupaya menghadirkan ruang digital yang aman bagi anak-anak sebagai bagian dari perlindungan menyeluruh terhadap pengguna internet di usia dini. Salah satu langkah kritis yang diambil adalah tindak lanjut pemerintah terhadap praktik perekrutan jaringan terorisme melalui game online.

“Kemarin (penindakan dilakukan) bersama kepolisian, BNPT, dan Komdigi. Itu adalah hasil kerja bersama,” tegasnya.

Laporan National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) tahun 2024 mencatat sebanyak 5.566.015 konten terkait pornografi anak di Indonesia sepanjang 2021–2024. Kondisi ini diperburuk dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan 89 persen anak berusia 5 tahun ke atas telah menggunakan internet, dengan mayoritas mengakses media sosial yang rentan terhadap paparan konten negatif.

Sebagai upaya perlindungan, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas). Regulasi tersebut bertujuan memperketat pengawasan dan pembatasan akses anak terhadap platform digital yang mengandung risiko.

“Pemerintah melihat urgensi pembatasan akses anak di bawah umur ke platform digital, karena seluruh bentuk kejahatan di dunia fisik kini bermigrasi ke ruang digital,” kata Menkomdigi.

Ia menambahkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sistem penegakan sanksi bagi platform yang melanggar ketentuan perlindungan anak.

Selain itu, Kemkomdigi terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) untuk memberikan edukasi kepada orang tua dan anak terkait keamanan digital.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap tercipta ekosistem digital yang lebih aman, sehat, dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak. (hnds***)

adminbharindo

Recent Posts

GREEN POLICING POLRES PURBALINGGA: GANDENG DRIVER OJOL TANAM POHON, WUJUDKAN LINGKUNGAN LEBIH HIJAU.

PURBALINGGA, bharindo.co.id – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan terus digaungkan Polres Purbalingga melalui program Green Policing.…

11 jam ago

GAGALKAN PENYELUNDUPAN 1,16 TON KETAMIN DI SELAT MALAKA, KAPOLRI: JUTAAN GENERASI MUDA HARUS DILINDUNGI!

SUMATERA UTARA, bharindo.co.id – Aparat gabungan berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl)…

13 jam ago

KAPOLRI DAN MENHUB PERKUAT SINERGI JELANG NATARU 2026 DAN LEBARAN 2027, KESELAMATAN TRANSPORTASI JADI PRIORITAS!

JAKARTA, bharindo.co.id – Mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa libur Natal 2026 dan Tahun Baru…

13 jam ago

KABAHARKAM POLRI TEGASKAN PARADIGMA BARU: KEBERHASILAN POLISI BUKAN SOAL BANYAKNYA PENINDAKAN, TETAPI KEPERCAYAAN RAKYAT!

JAKARTA, bharindo.co.id – Paradigma keberhasilan kepolisian harus terus berkembang. Bukan semata-mata diukur dari banyaknya penindakan…

13 jam ago

TETAP BERJUANG PADAMKAN KARHUTLA MESKI KEHILANGAN SUARA, KAPOLRI TELEPON IPtu AGUS: KESEHATAN TETAP NOMOR SATU!

PALANGKA RAYA, bharindo.coo.id – Dedikasi personel Polri dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali…

13 jam ago

BARESKRIM UNGKAP DUGAAN BERAS FORTIFIKASI TAK SESUAI LABEL, 6,4 TON DIAMANKAN!

JAKARTA, bharindo.co.id – Komitmen melindungi konsumen pangan kembali diuji. Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana…

13 jam ago