JAKARTA, bharindo.co.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi muda Indonesia dengan keterampilan yang relevan dan karakter yang kuat untuk menghadapi perubahan besar di dunia kerja yang dipicu oleh kemajuan teknologi dan transformasi global.
Menurut Menaker, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), otomatisasi, transformasi digital, ekonomi hijau, pola kerja jarak jauh, hingga meningkatnya persaingan global telah mengubah lanskap ketenagakerjaan secara signifikan. Karena itu, generasi muda dituntut memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi agar mampu bersaing di masa depan.
“Lanskap dunia kerja terus berubah. Karena itu, kita perlu menyiapkan generasi masa depan agar memiliki kemampuan untuk berkembang dan menghadapi berbagai perubahan yang akan datang,” ujar Yassierli, Senin (22/6/2026).
Ia mengungkapkan, berdasarkan Future of Jobs Report 2025 yang diterbitkan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum), sekitar 22 persen pekerjaan diperkirakan akan terdampak perubahan hingga tahun 2030. Di sisi lain, sebanyak 170 juta pekerjaan baru diproyeksikan akan tercipta, sementara sekitar 92 juta pekerjaan berpotensi tergantikan akibat perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja juga terus berkembang. Oleh sebab itu, penguasaan teknologi saja dinilai tidak cukup. Generasi muda juga harus memiliki kemampuan belajar sepanjang hayat, beradaptasi dengan cepat, serta terus meningkatkan kompetensi sesuai perkembangan zaman.
Menaker menilai penguatan keterampilan masa depan menjadi faktor penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar dunia dengan pendapatan per kapita yang diproyeksikan mencapai 23.000 hingga 30.300 dolar AS.
Namun, menurutnya, peluang tersebut hanya dapat terwujud apabila Indonesia mampu menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan global.
“Generasi masa depan perlu dibekali keterampilan yang relevan agar mampu beradaptasi dan bersaing di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis,” tegasnya.
Selain kompetensi teknis, Menaker juga menekankan pentingnya pembangunan karakter sebagai fondasi utama dalam mencetak talenta berkualitas. Nilai-nilai integritas, disiplin, tanggung jawab, etika, serta empati dinilai menjadi modal penting yang harus dimiliki generasi muda.
Di tengah perkembangan teknologi AI yang semakin pesat, kemampuan manusia yang tidak dapat digantikan mesin justru akan semakin bernilai. Kemampuan membangun kepercayaan, berempati, berkomunikasi secara efektif, memimpin, serta bekerja sama menjadi keunggulan yang harus terus dikembangkan.
“Teknologi dapat membantu banyak pekerjaan, tetapi nilai-nilai kemanusiaan seperti empati, kepemimpinan, dan kemampuan membangun hubungan tetap menjadi keunggulan yang tidak tergantikan,” ungkap Menaker.
Pemerintah berharap bonus demografi yang saat ini dimiliki Indonesia dapat menjadi peluang besar untuk memperkuat daya saing bangsa, dengan menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan. (dns***)
KABUPATEN BANDUNG, BHARINDO.co.id – Komitmen membangun pemerintahan desa yang berintegritas, profesional, dan berpihak kepada kepentingan…
TEBING TINGGI, BHARINDO.co.id – Ruang digital kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Polres Tebing…
TEBING TINGGI, BHARINDO.co.id – Upaya menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar terus dilakukan…
WONOSOBO, BHARINDO.co.id – Upaya membangun generasi muda yang sadar hukum dan disiplin berlalu lintas terus…
WONOSOBO, BHARINDO.co.id – Semangat pengabdian para pendidik tidak hanya diwujudkan melalui ruang kelas. Persatuan Guru…
WONOSOBO, BHARINDO.co.id – Terobosan pelayanan publik kembali ditunjukkan Satlantas Polres Wonosobo. Tak ingin masyarakat kesulitan…