Categories: Nasional

Pasokan Energi Nasional Stabil, Pemerintah Perkuat Strategi Kemandirian Energi

Jakarta, bharindo.co.id — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan kondisi pasokan energi nasional tetap stabil di tengah dinamika geopolitik global. Kualitas bahan bakar minyak (BBM), baik jenis solar maupun bensin, disebut berada di atas standar minimum nasional.

“Dari semua aspek, Alhamdulillah semuanya di atas standar minimum nasional. Hampir dua bulan sejak dinamika geopolitik di Timur Tengah, termasuk isu Selat Hormuz, kondisi kita masih stabil,” ujar Menteri ESDM, Selasa (28/4/2026).

Selain kualitas BBM, pemerintah juga menjamin ketersediaan stok minyak mentah untuk kebutuhan kilang nasional masih berada di atas batas minimum. Hal ini menjadikan pasokan energi nasional secara keseluruhan dalam kondisi aman dan terkendali.

Meski demikian, pemerintah mengakui masih adanya tantangan dalam sektor liquefied petroleum gas (LPG). Dari total konsumsi sekitar 8,6 juta ton per tahun, produksi domestik baru mampu memenuhi sekitar 1,6–1,7 juta ton. Artinya, ketergantungan impor masih mencapai sekitar 7 juta ton per tahun.

Sebagai langkah strategis, pemerintah tengah mengkaji substitusi LPG melalui pengembangan Dimethyl Ether (DME) berbasis batu bara serta pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG).

“Saat ini kita sedang dalam pembahasan untuk membuat CNG. Ini salah satu alternatif terbaik untuk mendorong kemandirian energi di sektor LPG,” jelas Bahlil.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi krisis energi global. Strategi tersebut meliputi optimalisasi lifting minyak dan gas bumi, penguatan program biodiesel B50, serta pengembangan bioetanol E20.

“Optimalisasi lifting, diversifikasi energi seperti B50, dan mendorong E20 menjadi tiga langkah utama yang kita lakukan,” tambahnya.

Hasil uji jalan B50 pada sektor otomotif menunjukkan performa yang aman tanpa kendala signifikan. Pemerintah berencana memperluas implementasi ke sektor perkeretaapian sebagai bagian dari kesiapan penerapan secara nasional.

Pemerintah menegaskan, kombinasi antara pengamanan pasokan dan diversifikasi energi domestik menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan sekaligus kedaulatan energi nasional di tengah ketidakpastian global. (azs***)

adminbharindo

Recent Posts

Polda Papua Gelar Apel Pagi Gabungan, Perkuat Disiplin dan Soliditas Personel

Jayapura, bharindo.co.id  — Kepolisian Daerah Papua menggelar apel pagi gabungan di Mapolda Papua Baru, Koya…

31 menit ago

Polda Bali Intensifkan Pengawasan Harga Pangan, Satgas Saber Pangan Turun ke Pasar dan Distributor

Denpasar, bharindo.co.id — Polda Bali melalui Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pangan (Satgas Saber Pangan)…

35 menit ago

Bid Propam Polda Kaltim Periksa Senjata Api dan Disiplin Personel Polres Kutai Timur

Kutai Timu, bharindo.co.id — Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan…

38 menit ago

Polisi Periksa Sopir Taksi Listrik Usai Insiden Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi

Bekasi, bharindo.co.id  — Kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap sopir taksi listrik online Green SM menyusul insiden…

42 menit ago

Korban Tewas Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Bertambah Jadi 15 Orang

Jakarta, bharindo.co.id  — Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan…

46 menit ago

TRAGEDI MENGERIKAN DI BEKASI! TABRAKAN MAUT KERETA VS KENDARAAN — 14 TEWAS, PULUHAN TERLUKA!

Bekasi, bharindo.co.id  — Duka mendalam menyelimuti kawasan Stasiun Bekasi Timur setelah terjadi kecelakaan tragis antara…

52 menit ago