November 30, 2025
image (3)

bharindo.co.id Jakarta,- Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pembangunan desa menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam mendorong penguatan ekonomi rakyat dari tingkat paling bawah. Hal ini disampaikan dalam pernyataannya pada Kamis (20/11/2025).

“Pemerintah memperkuat desa melalui berbagai program ekonomi nasional karena berbagai fakta menunjukkan kemampuan ekonomi desa nyata,” ujar Menko PM.

Menurut Muhaimin, desa memiliki potensi ekonomi besar namun masih menjadi kantong kemiskinan. Ia mengungkapkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa dari 23,85 juta penduduk miskin dan 2,38 juta penduduk miskin ekstrem di Indonesia, separuhnya berada di wilayah pedesaan. Kondisi ini, kata dia, menuntut upaya serius untuk meningkatkan kapasitas produksi, pendapatan, serta memperluas peluang usaha bagi masyarakat desa.

Sebagai respons atas tantangan tersebut, pemerintah telah menghadirkan sejumlah langkah penguatan ekonomi desa. Di antaranya pengembangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih serta program peningkatan keterampilan dan kapasitas petani. Pemerintah juga terus mendorong lahirnya usaha-usaha dan sumber pendapatan baru bagi keluarga desa sebagai motor pertumbuhan ekonomi dari bawah.

Berbagai intervensi turut dilakukan untuk memperkuat rantai nilai ekonomi perdesaan, seperti peningkatan akses pembiayaan, perbaikan sarana produksi, hingga penguatan konektivitas agar produk desa lebih mudah menjangkau pasar yang lebih luas. Muhaimin menegaskan bahwa integrasi program lintas kementerian merupakan kunci agar pembangunan desa berjalan seragam di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Menko PM turut menyoroti peran pesantren sebagai pusat penguatan ekonomi berbasis komunitas. Ia mendorong pesantren di desa agar membangun unit-unit agroindustri yang lebih kuat sehingga dapat terlibat langsung dalam ekosistem ekonomi lokal.

“Pembangunan desa merupakan langkah penting untuk memastikan pemerataan pertumbuhan. Dengan demikian, manfaat ekonomi dapat dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Menko PM. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *