Categories: Bone Bolango

PEMILIHAN KETUA PGRI BONEBOLANGO DI DUGA PENUH DENGAN INTRIK DAN KONSPIRASI JABATAN

Bharindo Bone Bolango, – Mantan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bone Bolango, Syahrun Malapu, menyoroti proses pemilihan Ketua PGRI Bone Bolango yang dinilai sarat akan konspirasi jabatan. Ia mempertanyakan keputusan panitia yang meloloskan Andre Akase sebagai calon, meskipun menurutnya terdapat cacat dalam pemenuhan persyaratan administratif.

Pemilihan ketua tersebut digelar pada Jumat, 22 Mei 2025, bertempat di Gedung Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo. Syahrun menegaskan pentingnya menjunjung tinggi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI sebagai landasan utama dalam proses seleksi dan pemilihan.

“Panitia seharusnya berpedoman pada AD/ART, bukan membiarkan proses ini diwarnai oleh kepentingan tertentu,” ujar Syahrun dalam wawancara eksklusif.

Ia merinci beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh calon Ketua PGRI kabupaten/kota, di antaranya:

1. Anggota aktif PGRI dan memiliki KTA.

2. Berprofesi sebagai guru/dosen aktif atau pensiunan.

3. Minimal telah menjadi anggota PGRI selama dua tahun.

4. Memiliki komitmen dan dedikasi tinggi terhadap organisasi.

5. Mampu menunjukkan kepemimpinan dan kemampuan manajerial.

Dalam pemilihan kali ini, tiga nama muncul sebagai calon ketua, yaitu:

1. Mery Ngadju

2. Andre Akase

3. Marni Nisabu

Syahrun mengkritik panitia penjaringan karena dinilai tidak cermat dalam menyeleksi calon sesuai dengan AD/ART. Ia pun mengingatkan agar tidak ada intervensi atau konspirasi yang mencederai integritas organisasi.

“Jangan ada konspirasi jabatan dalam hal ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, untuk tidak tinggal diam atas situasi tersebut. “Pak Ismet jangan tutup mata, karena persoalan ini bisa mencederai sistem dan regulasi yang berlaku,” ungkapnya pada awak media bharindoy.

Syahrun berharap ke depan proses pemilihan ketua PGRI dapat berjalan lebih transparan dan adil, serta melahirkan pemimpin yang benar-benar memenuhi syarat dan memiliki kapasitas untuk memajukan organisasi guru tersebut.  (nnts***)

adminbharindo

Recent Posts

Wamenpora RI Apresiasi Panitia Turnamen Inomasa Cup I U-17 — Serukan Olahraga Jadi Gaya Hidup Bangsa

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 kembali bergema hingga tingkat nasional.…

1 hari ago

Lapangan Bola Jadi Panggung Komitmen! Kepala Desa Tilote dan Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Serukan Langkah Nyata untuk Masa Depan Pemuda

bharindo.co.id Gorontalo,— Penutupan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 tak hanya menandai berakhirnya kompetisi…

1 hari ago

Dari Lapangan Desa ke Mimpi Besar! Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Salut, Inomasa Cup I U-17 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung keberhasilan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 masih terasa. Ajang yang…

1 hari ago

Diguncang Rintangan, Turnamen Inomasa Cup I U-17 Tetap Meledak! Sosok “Guru Onho” Jadi Motor di Balik Kesuksesan

bharindo.co.id Gorontalo,- Siapa sangka turnamen sepak bola usia muda di lapangan Iloheluma, Desa Tilote, Kecamatan…

1 hari ago

SPPG Sidowareg, Telur Setengah Matang Jadi Menu Hari Jum’at.

bharindo.co.id Jombang,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program menu makan bergizi gratis (MBG) merupakan langkah…

1 hari ago

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kini Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Jombang Memiliki 6 Unit SPPG

bharindo.co.id Jombang,- Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR mengikuti kegiatan Zoom Metting Launching…

1 hari ago