Categories: POLDA METRO JAYA

Perang Lawan Harga Nakal Dimulai: Satgas Pangan Tantang Mafia Komoditas Jelang Hari Besar

bharindo.co.id Jakarta,— Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, pertempuran menjaga stabilitas pangan kembali digelar. Polda Metro Jaya bersama kementerian, lembaga, dan dinas terkait menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan — sebuah langkah tegas untuk menghadapi potensi lonjakan harga dan gangguan pasokan.

Rapat dipimpin Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Edy Suranta Sitepu selaku Kasatgas Pangan, didampingi perwakilan Badan Pangan Nasional, Bulog, serta unsur pemerintah daerah dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Agenda utama: memastikan pasar tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Kasatgas menegaskan pengawasan akan menyasar komoditas strategis yang diatur dalam skema Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Acuan Penjualan (HAP), dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Daftar komoditas yang diawasi mencakup beras, minyak goreng, jagung, kedelai, telur, daging, bawang, cabai, hingga gula konsumsi — kebutuhan pokok yang paling menentukan stabilitas dapur masyarakat.

“Selain harga, satgas juga menyoroti aspek keamanan dan mutu pangan,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Pengawasan tak berhenti pada label harga. Satgas juga menantang potensi pelanggaran mutu, mulai dari residu pestisida berlebih, penggunaan bahan berbahaya seperti formalin, hingga kontaminasi zat tertentu dalam bahan pangan. Produk kedaluwarsa atau tercemar disebut akan menjadi target penindakan.

Langkah penanganan disusun berlapis — dari pendekatan edukatif hingga penegakan hukum — untuk memastikan produsen dan konsumen mendapat perlindungan sesuai aturan. Meski demikian, aparat diminta tetap mengedepankan pendekatan humanis saat turun ke lapangan.

“Pelaksanaan harus santun, tidak menyakiti masyarakat, dan mendahulukan sosialisasi sebelum penegakan hukum,” tegasnya.

Rakorda ini berlandaskan sejumlah regulasi nasional terkait pengendalian harga dan distribusi pangan. Melalui sinergi lintas instansi, Satgas berharap stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga — sekaligus mengirim pesan kuat kepada pelaku pelanggaran bahwa pengawasan kini diperketat.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat, tantangan menjaga pangan aman, terjangkau, dan berkualitas bukan sekadar rutinitas — melainkan ujian nyata yang sedang dijawab bersama oleh aparat dan pemangku kebijakan. (hnds***)

adminbharindo

Recent Posts

Bareskrim Polri Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Ko Erwin di Jakarta Timur

Jakarta, bharindo.co.id – Upaya pemberantasan jaringan narkotika terus digencarkan. Tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri…

7 jam ago

Pemudik Apresiasi Kinerja Polri, Arus Balik Lebaran 2026 Dinilai Lancar

Jawa Barat, bharindo.co.id – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai…

7 jam ago

Bareskrim Polri Tuntaskan Kasus Judi Daring, Berkas Lengkap dan Siap Dilimpahkan ke Kejaksaan

Jakarta, bharindo.co.id – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus perjudian daring berskala…

8 jam ago

Kapolri Tinjau Arus Balik di Bakauheni, Pastikan Perjalanan Pemudik Aman dan Lancar

Lampung, bharindo.co.id – Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung arus balik Lebaran 1447 Hijriah di…

8 jam ago

Bentrok Pemuda di Maluku Tenggara Berangsur Kondusif, Polisi Imbau Warga Tahan Diri

Maluku, bharindo.co.id – Polda Maluku mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi pascabentrokan…

8 jam ago

Personel Damai Cartenz Berbaur di Pasar Sinak, Bangun Kedekatan dengan Warga Papua

Papua, bharindo.co.id – Aktivitas di Pasar Sinak, Sabtu (28/3/2026) pagi, berlangsung seperti biasa. Mama-mama Papua…

8 jam ago