bharindo.co.id Jakarta,- Dalam momentum Hari Pers Nasional 2026, suara tegas datang dari pimpinan Media Bhayangkara Indonesia, Haidar S. Lakoro, S.Pd., S.H., M.H., CCLP, CLP. Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan pentingnya integritas dan kualitas informasi di tengah derasnya arus pemberitaan saat ini.
Menurutnya, peringatan Hari Pers Nasional harus menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momen ini dinilai sebagai bentuk penghormatan bagi insan pers yang memegang peran vital dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara bertanggung jawab.
“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Semoga pers terus berintegritas, menghadirkan informasi berkualitas, dan menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan publik,” ujarnya.
Hari Pers Nasional diperingati setiap 9 Februari, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 yang ditetapkan oleh Presiden Soeharto. Peringatan ini menjadi pengingat atas kontribusi pers dalam perjalanan bangsa, sekaligus refleksi terhadap tantangan dunia jurnalistik di era modern.
Haidar menegaskan, di tengah persaingan informasi dan maraknya disinformasi, profesionalisme dan tanggung jawab moral insan pers menjadi kunci utama menjaga kepercayaan publik.
Momentum Hari Pers Nasional 2026 pun diharapkan menjadi titik penguatan komitmen bersama agar pers tetap independen, kredibel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. (reds***)
Jakarta, bharindo.co.id – Upaya pemberantasan jaringan narkotika terus digencarkan. Tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri…
Jawa Barat, bharindo.co.id – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai…
Jakarta, bharindo.co.id – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus perjudian daring berskala…
Lampung, bharindo.co.id – Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung arus balik Lebaran 1447 Hijriah di…
Maluku, bharindo.co.id – Polda Maluku mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi pascabentrokan…
Papua, bharindo.co.id – Aktivitas di Pasar Sinak, Sabtu (28/3/2026) pagi, berlangsung seperti biasa. Mama-mama Papua…