Categories: POLDA PAPUA TENGAH

Polda Papua Tengah Pastikan Distribusi Bantuan Pangan Tetap Menjangkau Wilayah Rawan Konflik

Papua Tengah, bharindo.co.id Polda Papua Tengah memastikan penyaluran bantuan pangan oleh Bulog tetap berjalan hingga ke wilayah rawan konflik, guna menjamin kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Gustav Urbinas, menegaskan bahwa distribusi beras ke daerah rawan menjadi prioritas utama dan tidak boleh terhambat meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

“Yang menjadi prioritas adalah daerah-daerah rawan konflik. Distribusi ini harus tetap bisa tiba di sana. Jika ada hambatan, tentu dikomunikasikan antara Bulog dengan pemerintah daerah,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan, aparat keamanan dari TNI-Polri memberikan dukungan penuh, termasuk pengamanan jalur distribusi agar bantuan pangan dapat sampai dengan aman kepada masyarakat.

Sejumlah wilayah yang menjadi fokus penyaluran di antaranya Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Paniai yang memiliki tantangan geografis serta dinamika keamanan yang kompleks.

“Koordinasi lintas instansi menjadi kunci agar distribusi tetap berjalan lancar dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Nabire, Abdul Azis, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan pangan, khususnya di wilayah dengan kondisi kamtibmas yang belum sepenuhnya kondusif.

“Karena kondisi di lapangan, kami mencari waktu yang tepat agar distribusi dapat dilakukan secara aman dan tidak menimbulkan persoalan baru,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, distribusi bantuan pangan ke Kabupaten Dogiyai mencakup 467.820 kilogram beras dan 93.564 liter minyak goreng untuk 23.391 penerima bantuan pangan (PBP). Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.

Selama ini, lanjutnya, penyaluran bantuan pangan di Papua Tengah berjalan aman. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus terjaga melalui sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, serta aparat keamanan.

Dengan dukungan penuh dari TNI-Polri, diharapkan distribusi bantuan pangan dapat berjalan efektif, menjaga stabilitas sosial, serta memastikan masyarakat di wilayah rawan tetap mendapatkan kebutuhan pokok secara berkelanjutan. (***)

adminbharindo

Recent Posts

Penguatan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Usia Sekolah melalui Program Polantas Karib

MAMUJU, bharindo.co.id — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Ditlantas Polda Sulbar) terus memperkuat…

1 jam ago

Sat Lantas Polres Mamasa Intensifkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

MAMASA, bharindo.co.id — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa, Sulawesi Barat, terus mengintensifkan upaya…

1 jam ago

Hari Ketiga Audit Irwasum Polri, Kapolda Sulbar Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran

SULAWESI BARAT,  bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…

1 jam ago

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Pasangkayu, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polres

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…

1 jam ago

HUT TNI Angkatan Laut, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Memperkuat Sinergi TNI-Polri dan Pengabdian kepada Masyarakat

Sulawesi Barat, bharindo.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…

2 jam ago

Petani Panen Jagung, Polisi Ikut Turun ke Kebun! Bhabinkamtibmas Mamasa Kawal Ketahanan Pangan

MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…

2 jam ago