Februari 28, 2026
image - 2025-10-13T152445.927

bharindo.co.id Pekanbaru,— Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, pada Sabtu (11/10/2025) sore. Sebanyak 11 rumah dan toko permanen hangus dilalap si jago merah, dengan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Kepolisian Resor (Polres) Kampar melalui Kapolres AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menyampaikan bahwa tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Unit Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

“Tim Satreskrim bersama Unit Inafis sudah turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan memasang garis polisi guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres, dikutip dari Antaranews, Minggu (12/10/2025).

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.20 WIB oleh Zahara (63), salah satu pemilik toko yang berada di dalam rumah toko miliknya. Ia melihat kobaran api di area dapur yang kemudian dengan cepat membesar.

Zahara sempat mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun karena angin bertiup cukup kencang dan bangunan sebagian besar berbahan kayu dan material mudah terbakar, api segera menjalar ke bangunan lain di kawasan pasar tersebut.

Sekitar pukul 15.40 WIB, lima unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Kampar dikerahkan ke lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api selama hampir tiga jam sebelum api berhasil dijinakkan sekitar pukul 18.00 WIB.

“Hingga malam hari, petugas masih melakukan proses pendinginan di area bangunan yang terbakar,” kata AKBP Boby.

Menurut hasil pemeriksaan sementara di TKP, mayoritas bangunan yang terbakar merupakan toko emas, serta satu ruko kosong dan satu tempat usaha bakso yang disewa warga.

“Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah ke korsleting listrik yang diduga berasal dari loteng salah satu toko,” tambah Kapolres.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk memperkuat hasil penyelidikan. Belum ada kesimpulan final apakah kejadian ini murni akibat kelalaian atau terdapat unsur kesengajaan.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp1 miliar, mengingat banyaknya properti yang terbakar, terutama toko-toko yang menjual barang berharga.

“Kami masih mendalami penyebab kebakaran untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian atau kesengajaan,” pungkas Kapolres. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *