Polres Lampung Selatan Gagalkan Penyelundupan 122,5 Kg Sabu di Pelabuhan Bakauheni

bharindo.co.id Jakarta,— Kepolisian menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Sebanyak 122,515 kilogram sabu asal Aceh berhasil disita oleh jajaran Polres Lampung Selatan, sementara tiga orang terduga pelaku diamankan dalam operasi tersebut.

Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf mengatakan, pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 21.00 WIB di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

“Anggota Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan telah melakukan penangkapan dan penyitaan narkotika jenis sabu seberat 122,515 kilogram di Pelabuhan Bakauheni,” ujar Helfi dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

Tiga terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial WS (30), R (44), dan S (43). Ketiganya diketahui merupakan warga Aceh dan diduga terlibat langsung dalam jaringan peredaran narkotika lintas provinsi.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan modus penyamaran dengan menyembunyikan sabu di dalam tumpukan muatan jengkol yang diangkut menggunakan sebuah truk. Barang haram tersebut rencananya dibawa dari Aceh menuju Pasar Kramat Jati, Jakarta.

“Modusnya disembunyikan di dalam tumpukan jengkol untuk mengelabui petugas,” kata Helfi.

Menurut Kapolda, nilai ekonomi dari sabu yang disita diperkirakan mencapai Rp122 miliar, dengan asumsi harga pasaran narkotika tersebut sekitar Rp1 juta per gram.

Selain menyelamatkan nilai ekonomi negara, pengungkapan ini dinilai berdampak besar dari sisi kemanusiaan. Helfi memperkirakan hampir satu juta jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Apabila diasumsikan satu gram sabu dikonsumsi oleh lima orang, maka dengan barang bukti 122,515 kilogram tersebut, sekitar 612.575 orang dapat diselamatkan,” ujarnya.

Saat ini, ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Kepolisian juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik upaya penyelundupan narkotika tersebut. (***)

adminbharindo

Recent Posts

Penguatan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Usia Sekolah melalui Program Polantas Karib

MAMUJU, bharindo.co.id — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Ditlantas Polda Sulbar) terus memperkuat…

1 hari ago

Sat Lantas Polres Mamasa Intensifkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

MAMASA, bharindo.co.id — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa, Sulawesi Barat, terus mengintensifkan upaya…

1 hari ago

Hari Ketiga Audit Irwasum Polri, Kapolda Sulbar Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran

SULAWESI BARAT,  bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Pasangkayu, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polres

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…

1 hari ago

HUT TNI Angkatan Laut, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Memperkuat Sinergi TNI-Polri dan Pengabdian kepada Masyarakat

Sulawesi Barat, bharindo.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…

1 hari ago

Petani Panen Jagung, Polisi Ikut Turun ke Kebun! Bhabinkamtibmas Mamasa Kawal Ketahanan Pangan

MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…

1 hari ago