Categories: POLDA NTB

Polres Mataram Gandeng Labfor Polda Bali Selidiki Penyebab Gedung DPRD NTB Terbakar

Bharindo Mataram,- Polresta Mataram menggandeng Laboratorium Forensik Polda Bali guna menelusuri penyebab terbakarnya gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat dalam aksi unjuk rasa pada 30 Agustus 2025.

“Jadi, dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) dan barang bukti dari dokumen dan beberapa alat yang digunakan dalam aksi maupun barang yang terbakar di gedung DPRD NTB itu, kami bawa ke Labfor Polda Bali. Hasilnya masih kami tunggu,” ujar Kasatreskrim Polresta Mataram Ajun Komisaris Polisi Regi Halili, Rabu (17/9/2025).

Dalam menelusuri penyebab terbakarnya gedung DPRD NTB itu, aparat kepolisian turut memeriksa belasan saksi yang seluruhnya berasal dari kalangan DPRD NTB.

“Mulai dari piket satpam (satuan pengamanan), kabag umum, dan sekwan, itu saksi-saksi yang sudah kami panggil,” ujar Kasatreskrim.

Apabila hasil penelusuran penyebab kebakaran sudah terbit, Kasatreskrim meyakinkan akan turut terungkap apakah gedung tersebut sengaja dibakar atau murni dari aksi pengunjuk rasa.

“Untuk kaitan siapa pelaku pembakaran itu masih dalam penyelidikan, kami masih menunggu hasil forensik,” ucapnya.

Namun, Kasatreskrim menyampaikan bahwa gedung DPRD NTB itu terbakar usai massa aksi membludak dan berhasil menerobos masuk melalui pintu gerbang bagian selatan. Bukan seperti isu yang tersebar di media sosial perihal adanya kesengajaan membakar dari internal DPRD NTB.

“Saat itu saya di TKP, tidak ada gedung DPRD itu terbakar terlebih dahulu, saya melihat dan menyaksikan di situ. Massa yang tidak terkontrol lagi sehingga ada yang menyatakan serbu, massa lebih dahulu masuk lewat gerbang selatan dan baru terbakar. Jadi, saya tekankan informasi seperti itu (kesengajaan) tidak benar,” ujarnya.

Meski demikian, Kasatreskrim kembali menerangkan bahwa kepastian hukum dari penyelidikan kasus pembakaran tindak lanjut adanya laporan Polsek Selaparang tersebut masih harus menunggu hasil pengujian Labfor Polda Bali.

“Jadi, yang melaporkan kejadian pembakaran itu aparat setempat, dalam hal ini Polsek Selaparang yang melakukan piket pertama di lokasi, bukan pihak DPRD. Dalang ini semua ditelusuri, menunggu hasil forensik,” pungkas Kasatreskrim. (***)

adminbharindo

Recent Posts

Rumah Panggung di Banjarwangi Terbakar, Polisi dan Warga Bergerak Cepat Padamkan Api

Garut, bharindo.co.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarwangi Polres Garut mendatangi lokasi kejadian kebakaran satu unit…

2 jam ago

Respons Cepat Pelayanan Call Center 110, Polsek Kadungora Bantu Warga yang Kendaraannya Mogok

Garut, bharindo.co.id – Polsek Kadungora Polres Garut menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan cepat dan responsif…

2 jam ago

Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Garut Hadir Berbagi dan Mengabdi untuk Masyarakat

Garut, bharindo.co.id – Memperingati Hari Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Satuan Lalu…

2 jam ago

KEREN! Lewat Gerakan SURAT KAWAN, DLH Wajo Ajak Pilah Sampah Dimulai dari Rumah

WAJO, bharindo.co.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo terus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam…

13 jam ago

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Bazar Murah Dua Hari, Wujud Kepedulian TNI Sambut HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro

Wonosobo, bharindo.co.id – Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia…

13 jam ago

Kodim 0707/Wonosobo Dukung Launching GELORA Indonesia ASRI dan Aksi Bersih WCD 2026 di Taman Wisata Kalianget

Wonosobo, bharindo.co.id – Kodim 0707/Wonosobo memberikan dukungan penuh terhadap apel launching aksi GELORA (Gerakan Lingkungan…

13 jam ago