November 30, 2025
image (87)

bharindo.co.id  Jateng,– Komitmen Polres Pekalongan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui penyerahan bantuan bibit jagung secara simbolis kepada kelompok tani di Kabupaten Pekalongan. Sebanyak 15 ton bibit jagung disalurkan dalam acara yang digelar pada Kamis (27/11/2025).

Penyerahan bantuan dipusatkan di lahan baku sawah milik Bapak Daklan di Desa Wonosari, Kecamatan Karanganyar. Acara berlangsung dengan dihadiri lengkap unsur Forkopimda, dipimpin Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., didampingi Asisten I Bupati Pekalongan Siti Masruroh, Dandim 0710 Letkol Inf. Ihalauw Garry Harlambang, anggota DPRD Sabdo Sugeng, pimpinan Perum Bulog Sub Drive IV, serta perwakilan Kejaksaan Negeri, DKPP, dan BPS.

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa penyerahan bibit jagung ini merupakan bentuk komitmen Forkopimda bersama seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian daerah.

“Melalui kerja sama lintas Forkopimda dan elemen masyarakat serta kelompok tani, kita ingin menunjukkan bahwa sinergi dan kebersamaan adalah kunci keberhasilan dalam membangun sektor pertanian,” ujar Kapolres.

Ia menyampaikan bahwa petani merupakan garda terdepan penyedia kebutuhan pangan nasional. Dengan bantuan 15 ton bibit jagung — terdiri dari 35 karung benih Jagung RK 457 — AKBP Rachmad berharap hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik.

Selain memberikan bantuan, Polres Pekalongan memastikan dukungan pengamanan dan pendampingan pada seluruh tahapan kegiatan pertanian.

“Polres Pekalongan siap turut mendukung dan mengawal keamanan dalam setiap tahapan kegiatan pertanian,” tegasnya.

Kapolres juga menambahkan bahwa hasil panen dari program ini diharapkan dapat didistribusikan ke Perum Bulog dan diterima langsung oleh para petani. Untuk memastikan efektivitas program, Bhabinkamtibmas dan Babinsa telah diinstruksikan melakukan pendampingan langsung kepada petani di lapangan.

Kegiatan penyerahan bibit jagung berlangsung tertib dan lancar, serta menjadi langkah awal yang optimistis bagi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Pekalongan. ((rwts***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *