Februari 19, 2026
image (37)

bharindo.co.id Sikka, NTT,– Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025, Polres Sikka bekerja sama dengan Thanks Institute Indonesia menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Pemuda adalah Pahlawan Masa Depan karena Pemuda adalah Pemuda Bukan Penyusah”.

Kegiatan berlangsung pada Jumat (7/11/2025) pukul 09.00 WITA di Ruang Setya Haprabu, Polres Sikka, dan dibuka langsung oleh Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K.

Seminar menghadirkan tiga narasumber nasional, yakni Prof. Dr. H. Muhammad Kurjum, M.Ag, Assoc. Prof. Dr. Windu Santoso, S.Kp., M.Kep, dan Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.Ht., C.Ps.

Dalam sambutannya, Kapolres Sikka menyampaikan bahwa semangat kepahlawanan harus terus ditanamkan di kalangan generasi muda agar mampu menjadi pelopor perubahan positif di tengah perkembangan zaman.

“Pemuda hari ini adalah pahlawan masa depan. Semangat juang dan tanggung jawab sosial mereka menjadi penentu arah bangsa ini ke depan,” ujar AKBP Bambang Supeno.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Sikka juga menerima piagam penghargaan dari Indonesia Visionary Leader dengan kategori “Best Inspiring and Visionary”, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi, inovasi, dan kepemimpinannya yang inspiratif dalam membangun pelayanan publik kepolisian yang humanis dan berorientasi pada masyarakat.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan mahasiswa Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Karang Taruna, serta personel Polres Sikka, yang bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat nasionalisme.

Sementara itu, Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Polda NTT memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Sikka yang telah menginisiasi kegiatan bermakna ini. Momentum Hari Pahlawan harus menjadi refleksi bagi kita semua untuk menanamkan semangat juang, tanggung jawab sosial, dan nilai kepahlawanan terutama bagi generasi muda sebagai penerus bangsa,” ujar Kombes Henry.

Ia menambahkan, semangat kepahlawanan masa kini tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan fisik, tetapi juga lewat gagasan, inovasi, dan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kegiatan seminar ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk menumbuhkan semangat kepahlawanan di kalangan pemuda, sebagai motor penggerak perubahan menuju Indonesia yang maju, tangguh, dan berkarakter. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *