Februari 7, 2026
image (16)

bharindo.co.id Jakarta,— Kabar wafatnya Meriyati Hoegeng Roeslani, istri almarhum Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, menggugah duka mendalam di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sosok yang akrab disapa Eyang Meri itu berpulang pada usia 100 tahun, meninggalkan jejak keteladanan yang dikenang lintas generasi.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan langsung belasungkawa atas kepergian Eyang Meri, mewakili seluruh keluarga besar Polri dan Bhayangkari.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya selaku Kapolri beserta Ketua Umum Bhayangkari, mewakili seluruh keluarga besar institusi Polri dan Bhayangkari, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng, istri tercinta dari almarhum Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso,” ujar Kapolri, Selasa (3/2/2026).

Menurut Jenderal Sigit, kepergian Eyang Meri menjadi kehilangan besar bagi institusi Polri. Almarhumah dinilai bukan hanya saksi perjalanan sejarah, tetapi juga pelita keteladanan yang menerangi nilai-nilai integritas, kesederhanaan, dan pengabdian.

“Semasa hidupnya, beliau menjadi inspirasi nyata bagi seluruh generasi penerus Polri dan Bhayangkari untuk terus menjaga marwah institusi,” ungkap Kapolri.

Nama Eyang Meri kerap disebut seiring keteladanan almarhum suaminya, Jenderal Hoegeng, sosok polisi yang dikenang luas karena integritas dan keberaniannya menegakkan keadilan. Dalam diam, Eyang Meri turut menjaga nilai-nilai tersebut di ruang domestik yang jarang tersorot.

Kapolri berharap seluruh amal ibadah dan jasa almarhumah diterima oleh Allah SWT, serta diberikan tempat mulia di sisi-Nya. Ia juga menyampaikan doa bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan.

“Semoga keluarga besar yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan,” tutup Jenderal Sigit.

Kepergian Eyang Meri menandai berakhirnya satu abad perjalanan hidup yang sederhana namun bermakna—sebuah warisan moral yang terus hidup di tengah institusi Polri dan masyarakat luas. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *