Februari 10, 2026
image - 2025-12-17T100701.701

bharindo.co.id Jakarta,- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberangkatkan ratusan personel beserta kendaraan dan bantuan logistik ke wilayah terdampak bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemberangkatan dilakukan pada Selasa malam (16/12) di Dermaga 106 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Komjen Pol. Dr. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si., menyampaikan bahwa pengiriman personel dan perlengkapan tersebut merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II, yang difokuskan pada penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan.

“Polri hadir di lokasi bencana bukan sekadar simbolik, tetapi untuk benar-benar membantu dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat di lapangan,” ujar Komjen Pol. Fadil Imran.

Dalam misi kemanusiaan ini, Polri mengerahkan sebanyak 237 personel terpilih yang terdiri atas 226 personel Korps Brimob Polri, dua perwira pendamping, empat pengemudi ambulans, serta lima personel Korps Polairud. Selain personel, Polri juga mengirimkan 75 unit kendaraan, meliputi ambulans, kendaraan logistik, dapur lapangan, sepeda motor trail, hingga perahu amfibi atau swamp boat.

Bantuan logistik yang dikirim mencakup tenda pengungsian, generator set (genset), sistem pengolahan air bersih (water treatment system), serta bahan pangan siap saji. Tim kesehatan dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri turut diberangkatkan lengkap dengan ambulans dan tenaga medis terlatih.

Komjen Pol. Fadil Imran menjelaskan, pengiriman ini merupakan penebalan kekuatan dari personel Polri yang sebelumnya telah tergelar di wilayah terdampak bencana. Secara keseluruhan, jumlah personel Polri yang terlibat dalam penanganan bencana di tiga provinsi tersebut mencapai 10.999 personel. Mereka akan bersinergi dengan unsur TNI, BNPB, Basarnas, serta relawan sipil.

Ia menegaskan, kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat. Seluruh personel diinstruksikan untuk mengedepankan sikap humanis, solutif, dan kolaboratif dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

“Ini bukan operasi jangka pendek. Polri akan terus mengawal proses pemulihan secara berkelanjutan hingga masyarakat dapat bangkit kembali,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero, Tri Andayani, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada PT Pelni dalam mendukung misi kemanusiaan Polri. Seluruh personel dan kendaraan Polri diangkut menggunakan kapal Pelni dengan rute Jakarta–Medan–Aceh–Padang, sebelum kapal kembali ke Jakarta untuk melanjutkan pelayaran reguler.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Tri Andayani. (hnds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *