Jakarta, bharindo.co.id – Dalam upaya memperkuat perlindungan terhadap aset strategis nasional, Korsabhara Baharkam Polri resmi membuka Pelatihan Internal Auditor Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) bagi Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu (Obter) Gelombang I Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan strategis tersebut digelar di Hotel Royal Palm, Kamis (16/4/2026), sebagai langkah konkret Polri dalam memastikan sistem pengamanan sektor-sektor krusial, mulai dari energi hingga infrastruktur vital, berjalan secara terstandarisasi dan adaptif terhadap ancaman modern.
Ketua pelaksana kegiatan, Kombes Pol Hamam Wahyudi, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai unsur, termasuk pengelola Obvitnas, Obter, serta perwakilan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP).
Menurutnya, pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan audit yang komprehensif dan terstruktur, sehingga mampu melakukan evaluasi serta peningkatan efektivitas sistem pengamanan di lingkungan kerja masing-masing.
Sementara itu, Kepala Korps Sabhara Baharkam Polri, Irjen Pol M H Ritonga, yang secara langsung membuka kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya peran auditor internal dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
“Pengamanan objek vital bukan hanya soal penjagaan fisik, tapi soal manajemen risiko yang terukur. Para auditor ini adalah garda terdepan dalam mendeteksi celah keamanan sebelum menjadi gangguan nyata,” tegasnya.
Dukungan terhadap peningkatan standar pengamanan juga datang dari sektor swasta. Direktur Utama PT TSSI, Basuki Suko, menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pengelola aset, dan pihak swasta dalam menciptakan lingkungan operasional yang aman dan kondusif.
Rangkaian pembukaan pelatihan ditandai dengan prosesi penyematan tanda peserta secara simbolis, yang turut disaksikan oleh jajaran pejabat utama Baharkam Polri, termasuk perwakilan Direktorat Samapta, Direktorat Polsatwa, serta para pakar dan auditor utama Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional (Sispamobvitnas).
Melalui pelatihan ini, Polri kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme pengamanan, guna menjamin keberlangsungan operasional objek-objek strategis yang memiliki peran vital bagi kepentingan masyarakat luas dan stabilitas nasional. (azs***)