Februari 10, 2026
BHARINDO

bharindo.co.id Jakarta,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada alasan bagi daerah terdampak bencana alam mengalami kesulitan pangan. Pemerintah, menurut Presiden, telah menyiapkan cadangan pangan nasional yang memadai serta memiliki kemampuan menyalurkan bantuan pangan dalam jumlah cukup ke wilayah yang terdampak bencana.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden Prabowo berkaca pada sejumlah bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyatakan bahwa kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya kemandirian dan ketahanan pangan hingga ke tingkat desa.

“Kita bersyukur, di tengah badai dan bencana, sumber makanan kita cukup. Menteri Pertanian melaporkan kepada saya bahwa untuk daerah-daerah terdampak bencana, pemerintah pusat mampu mengirim hingga tiga kali lipat dari kebutuhan. Jadi tidak ada alasan daerah terdampak mengalami kesulitan pangan,” ujar Presiden Prabowo, Selasa (16/12).

Presiden menekankan bahwa setiap desa, kecamatan, dan kabupaten harus memiliki kemampuan bertahan ketika terjadi gangguan, termasuk terputusnya komunikasi dan distribusi akibat bencana. Oleh karena itu, penguatan kembali konsep lumbung pangan dinilai menjadi langkah strategis, mulai dari lumbung desa hingga lumbung pangan nasional.

Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong swasembada pangan di setiap daerah. Kementerian Pertanian, kata Presiden, telah menjalankan berbagai program untuk membuka dan mengembangkan sumber-sumber pangan di seluruh kabupaten sesuai dengan potensi wilayah masing-masing, seperti padi, jagung, sagu, dan singkong.

Pemerintah juga menyoroti tantangan logistik akibat kondisi geografis Indonesia yang luas. Ketergantungan pasokan antarwilayah dinilai berpotensi meningkatkan biaya distribusi dan harga pangan. Karena itu, swasembada pangan lokal dipandang sebagai solusi jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Di tengah kondisi darurat dan bencana alam, pemerintah memastikan pasokan pangan nasional tetap aman. Bahkan, untuk wilayah terdampak bencana, pemerintah pusat mampu menyalurkan bantuan pangan hingga tiga kali lipat dari kebutuhan normal.

“Alam memaksa kita untuk mengejar swasembada pangan. Di mana bisa menanam padi, jagung, sagu, atau singkong, mari kita lakukan. Inilah kunci bertahan hidup kita sebagai bangsa,” tegas Presiden Prabowo. (hnds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *