Februari 16, 2026
image - 2025-11-15T172811.952

bharindo.co.id Jakarta,— Presiden Prabowo Subianto menerima medali kehormatan tertinggi “Bejeweled Grand Cordon Al-Nahda” (Order of the Renaissance) dari Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, dalam sebuah upacara resmi di Istana Merdeka, Jakarta.

Penghargaan tersebut merupakan salah satu tanda kehormatan paling prestisius yang diberikan langsung oleh Raja Abdullah II. Dalam prosesi penyematan, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II berdiri sejajar sebelum sang Raja menyelempangkan medali ke bahu kanan Presiden Prabowo. Keduanya kemudian bersalaman dan berpelukan sebagai simbol kehormatan dan persahabatan kedua negara.

Order of the Renaissance merupakan penghargaan yang umumnya dianugerahkan kepada raja, pangeran, dan kepala negara, serta dapat diberikan kepada perdana menteri. Medali ini juga diberikan kepada warga sipil maupun militer, baik warga Arab maupun warga negara asing, sebagai bentuk penghargaan atas jasa luar biasa pada tingkat nasional, regional, maupun internasional.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa penganugerahan tersebut mencerminkan penghormatan mendalam dari Raja Abdullah II kepada Presiden Prabowo sekaligus menjadi kebanggaan bagi Indonesia.

“Itu merupakan bentuk penghargaan ya saya kira. Saya kira kebanggaan juga buat kita, Bapak Presiden menerima,” ujar Menlu pada Jumat (14/11/2025).

Sebelumnya, dalam pertemuan bilateral, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Yordania telah terjalin kuat selama 74 tahun, sejak dibukanya hubungan diplomatik pada Oktober 1951. Menurutnya, hubungan kedua negara bukan hanya formal, tetapi juga memiliki kedekatan historis dan emosional.

“Kedua negara kita telah menikmati hubungan yang erat sejak terjalinnya hubungan diplomatik 74 tahun lalu. Di sisi lain, seperti Anda ketahui, saya memiliki ikatan emosional dengan Yordania,” ujar Presiden Prabowo.

Ia juga mengenang ikatan pribadi sejak lebih dari dua dekade lalu saat diterima dengan penuh kehangatan oleh mendiang Raja Hussein bin Talal.

Presiden Prabowo berharap pertemuan tersebut menjadi momentum memperluas peluang kerja sama dan memperkuat hubungan bilateral di tengah dinamika geopolitik global.

“Kami ingin bekerja sama lebih dekat dengan Anda, dan kami juga ingin mengucapkan terima kasih karena telah menerima banyak anak muda kami yang sedang dilatih di Yordania hingga saat ini,” kata Presiden.

Raja Abdullah II dalam kesempatan yang sama menegaskan komitmen Yordania untuk terus mempererat solidaritas dan persaudaraan dengan Indonesia. Ia menyebut hubungan kedua negara telah lama terjalin kuat—baik secara diplomatik maupun secara personal.

“Saya bangga dan terhormat berada di sini, bangga dan terhormat menyebut Anda sahabat lama saya. Saya tahu bahwa dalam pembahasan kita malam ini dan besok, ada banyak peluang baru untuk memperkuat ikatan antara Indonesia dan Yordania,” ujar Raja Abdullah II.

Upacara kenegaraan ini sekaligus menjadi simbol penguatan hubungan strategis antara dua negara sahabat yang memiliki kedekatan sejarah panjang. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *