Categories: MAMASA

Program Hilirisasi Kopi Sulawesi Barat: 1,1 Juta Bibit untuk Mamasa, Dua Paket Kegiatan

bharindo.co.id Mamasa 26 Februari 2026,– Program hilirisasi perkebunan kopi yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, terus berjalan di Provinsi Sulawesi Barat dengan fokus penguatan produksi dan distribusi bibit unggul kepada petani.

Secara keseluruhan, alokasi untuk Kabupaten Mamasa mencapai 1.100.000 (satu juta seratus ribu) bibit kopi robusta, yang terbagi dalam dua paket kegiatan.
Paket Satu: Persemaian dan Sebar Benih
Paket pertama mencakup kegiatan persemaian benih kopi robusta sebanyak 720.000 batang yang mulai berjalan sejak 5 Desember 2025 dengan penyedia CV Aulia Indoraya.

Dari total tersebut:
Target salur kepada kelompok tani di Mamasa: 600.000 batang
Refraksi/cadangan benih: 120.000 batang, sebagai antisipasi seleksi kualitas dan kemungkinan gagal tumbuh
Tambahan distribusi dalam paket yang sama untuk Kabupaten Polewali Mandar (Polman): lebih dari 2.000 bibit

Jenis kopi yang dikembangkan adalah Kopi Robusta Proligitim, varietas unggul yang memiliki kelebihan berbuah sepanjang waktu serta menghasilkan panen lebih lebat pada musim puncak. Varietas ini dinilai adaptif dengan kondisi agroklimat Mamasa.

Paket Dua: Penguatan Target Distribusi
Paket kedua melengkapi total alokasi sehingga mencapai 1,1 juta bibit untuk Kabupaten Mamasa. Paket ini bertujuan memperluas cakupan distribusi dan memastikan kelompok tani yang terdaftar secara resmi memperoleh bibit sesuai kebutuhan.

Dalam pelaksanaan persemaian, seluruh tenaga kerja melibatkan masyarakat Desa Sasakan, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa.
Irfan ditunjuk sebagai penanggung jawab seluruh tenaga kerja dari masyarakat Desa Sasakan. Keterlibatan tenaga kerja lokal diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam program nasional.

Harapan Transparansi dan Akuntabilitas
Dengan jumlah bibit mencapai lebih dari satu juta batang, pengawasan administrasi dan teknis menjadi hal penting. Publik menaruh perhatian pada:
Kejelasan data kontrak dan progres fisik
Tingkat keberhasilan tumbuh bibit
Ketepatan sasaran penerima kelompok tani
Pengawasan distribusi hingga tahap tanam

Apabila pelaksanaan program berjalan sesuai rencana, kegiatan hilirisasi ini berpotensi mendorong Mamasa menjadi salah satu sentra kopi robusta unggulan di Sulawesi Barat serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (HWS***)

adminbharindo

Recent Posts

Penguatan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Usia Sekolah melalui Program Polantas Karib

MAMUJU, bharindo.co.id — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Ditlantas Polda Sulbar) terus memperkuat…

38 menit ago

Sat Lantas Polres Mamasa Intensifkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

MAMASA, bharindo.co.id — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa, Sulawesi Barat, terus mengintensifkan upaya…

41 menit ago

Hari Ketiga Audit Irwasum Polri, Kapolda Sulbar Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran

SULAWESI BARAT,  bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…

43 menit ago

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Pasangkayu, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polres

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…

49 menit ago

HUT TNI Angkatan Laut, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Memperkuat Sinergi TNI-Polri dan Pengabdian kepada Masyarakat

Sulawesi Barat, bharindo.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…

52 menit ago

Petani Panen Jagung, Polisi Ikut Turun ke Kebun! Bhabinkamtibmas Mamasa Kawal Ketahanan Pangan

MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…

55 menit ago