Categories: JOMBANG

Program Sekolah Rakyat Jombang Bawa Harapan Baru, Warga: Terima Kasih Abah Bupati dan Pak Presiden

JOMBANG, bharindo.co.id – Kehadiran program jaminan pendidikan Sekolah Rakyat (SR) tahun ajaran 2026/2027 membawa angin segar dan harapan baru bagi keluarga kurang mampu di Kabupaten Jombang. Warga mengaku terharu dan bersyukur atas langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang yang turun langsung ke rumah-rumah untuk memastikan program SR tersebut tepat sasaran.

Validasi faktual yang dilakukan oleh tim gabungan lintas sektoral pada Rabu (10/6/2026) sore kemarin disambut penuh antusias. Bagi para orang tua, program ini dinilai sebagai batu loncatan nyata untuk memperbaiki masa depan anak-anak mereka sekaligus memutus mata rantai kemiskinan keluarga.

Kebahagiaan mendalam salah satunya diungkapkan oleh Ibu Zalika, warga Ds. Kampung Baru, Kecamatan Plandaan. Putranya, Bagus Puji Pangestu, menjadi salah satu calon peserta didik tingkat SD yang dikunjungi langsung oleh tim validasi Pemkab Jombang bersama Badan Pusat Statistik (BPS).

“Saya, Ibu Zalika, orang tua dari Bagus Puji Pangestu dan istri dari Bapak Ali, merasa sangat bersyukur atas hadirnya program Sekolah Rakyat di desa kami. Dengan adanya program ini, anak saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi siswa terdidik,” ungkap Ibu Zalika dengan nada haru.

Ia juga menitipkan harapan besar agar program penjangkauan pendidikan seperti ini terus berlanjut demi masa depan generasi muda yang keterbatasan ekonomi.

“Harapan saya ke depan, semoga anak saya bisa menjadi orang yang sukses, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi agama, bangsa, dan negara. Saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Abah Bupati Warsubi atas kepeduliannya melalui program ini,” tuturnya.

Antusiasme serupa juga dirasakan oleh keluarga Fuji Tristiani, calon peserta didik SMA di Dsn. Ngulaan, Ds. Darurejo, Plandaan, serta keluarga Laili Fauziyah Rahmawati di Dusun Betek Barat, Mojoagung. Keduanya merupakan anak dari keluarga kategori desil 2 (masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah) yang kini berpeluang besar melanjutkan sekolah gratis.

Merespons tingginya harapan masyarakat, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Agus Purnomo, S.H., M.Si., yang memimpin jalannya validasi, mengaku sangat tersentuh dengan kesiapan mental anak-anak di lapangan. Salah satu titik yang menjadi perhatian khusus adalah seorang calon siswa SMA di Plandaan yang berstatus yatim piatu karena orang tuanya mengalami kecelakaan.

“Kami sangat mengapresiasi kesiapan mental anak-anak dan keikhlasan orang tua. Tantangan terberat biasanya ada di tingkat SD. Namun, alhamdulillah tahun ini antusiasmenya luar biasa. Kami berharap kuota bisa menyentuh angka 90 siswa agar target pemenuhan 3 rombongan belajar (rombel) dapat tercapai,” jelas Sekda Agus Purnomo.

Mendengar langsung aspirasi dan kondisi nyata di rumah-rumah warga, Pemkab Jombang memastikan akan menggunakan skema yang fleksibel agar anak-anak yang terancam putus sekolah bisa segera terselamatkan.

Kepala Dinas Sosial Jombang, Agung Hariadi, S.T., M.M., menjelaskan bahwa kelonggaran aturan sengaja diterapkan demi mengakomodasi kebutuhan riil masyarakat yang ditemui di lapangan.

“Untuk penjangkauan Calon Siswa SR tahun ini petunjuk dari Kemensos multy entry multy exit, artinya tidak harus kelas 1 di semua jenjang karena ada prioritas untuk menjangkau anak terlantar/tidak sekolah, anak putus sekolah/DO, dan desil 1 dan 2 atau tidak mampu tapi tidak masuk DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional),” jelas Agung Hariadi.

Melalui validasi kolaboratif yang menyentuh langsung hati masyarakat ini, Pemkab Jombang optimistis bahwa program Sekolah Rakyat tidak hanya sekadar memberikan akses pendidikan gratis, melainkan menjadi jawaban nyata atas impian kesejahteraan yang dinantikan oleh warga kurang mampu di Jombang.

Apresiasi warga ini sejalan dengan temuan tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jombang yang mengawal langsung proses verifikasi di lapangan. Kepala BPS Jombang, Mouna Sri Wahyuni, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa masyarakat yang dikunjungi memang berada dalam kondisi riil yang sangat membutuhkan bantuan.

“Kami dari tim BPS berkolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang untuk turun langsung ke lapangan. Tujuan kami adalah mengecek secara detail kondisi riil para calon siswa Sekolah Rakyat, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA,” ujar Mouna Sri Wahyuni.

Mouna menambahkan, pendampingan yang dilakukan selama dua hari terakhir bersama Sekda bertujuan untuk memastikan keadilan sosial melalui data yang akurat.

“Selama dua hari terakhir, kami mendampingi Pak Sekda untuk memastikan bahwa seluruh rumah tangga calon peserta didik yang dikunjungi memang masuk dalam kategori yang layak dan tepat sasaran untuk menerima program Sekolah Rakyat ini,” tegasnya.
(Prass***)

adminbharindo

Recent Posts

Jangan Sampai Berurusan dengan Hukum! Polres Bitung Bekali Ratusan Siswa SMAN 1 Girian Hadapi Bahaya Era Digital

BITUNG, bharindo.co.id  – Ancaman kenakalan remaja, perundungan (bullying), hingga penyalahgunaan media sosial yang berujung pada…

4 jam ago

Polres Bitung Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini Melalui Sosialisasi di SMAN 1 Girian

BITUNG, bharindo.co.id – Polres Bitung terus berupaya meningkatkan kesadaran hukum di kalangan generasi muda melalui…

4 jam ago

Polsek Sipispis dan Koramil 15 Ajak Warga Desa Tinokkah Jaga Kondusivitas Wilayah

Tebing Tinggi, bharindo.co.id - Jajaran Polsek Sipispis Polres Tebing Tinggi dipimpin Kanit Samapta Ipda Swandi…

4 jam ago

Kapolsek Tebing Tinggi Hadiri Penyusunan Dokumen SIA PTPN IV Reg 1 Kebun Rambutan

Tebing Tinggi, bharindo.co.id - Kapolsek Tebing Tinggi AKP Andi Rahmadsyah menghadiri kegiatan Tim Konsultan dan…

5 jam ago

Sinergi Dua Kabupaten, Musyawarah Antar Kawasan Dorong Pengembangan Desa Prioritas di Jawa Tengah

WONOSOBO, bharindo.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong percepatan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi perdesaan…

5 jam ago

Polisi Dampingi Skrining TBC di SDN 1 Jlamprang, Tindak Lanjut Program Tracer TB Paru Polda Jateng

WONOSOBO, bharindo.co.id – Dalam rangka mendukung program kesehatan masyarakat dan upaya deteksi dini penyakit Tuberkulosis…

5 jam ago