bharindo.co.id Purbalingga,— Cuaca ekstrem kembali menunjukkan keganasannya. Hujan deras disertai angin kencang dan butiran es menghantam wilayah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Kali ini, Desa Padamara, Kecamatan Padamara, menjadi sasaran amukan alam yang berlangsung singkat namun mematikan secara materiil.
Peristiwa terjadi pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam waktu kurang lebih 10 menit, angin puting beliung menyapu permukiman warga dan kawasan pertokoan pasar Desa Padamara. Puluhan rumah warga dan kios pasar dilaporkan rusak berat akibat terjangan angin kencang yang disertai hujan es.
Bencana ini melengkapi rentetan cuaca ekstrem yang dalam beberapa hari terakhir melanda Purbalingga. Sebelumnya, hujan deras berkepanjangan memicu tanah longsor di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, yang berdampak pada lumpuhnya sektor pertanian dan terganggunya perekonomian warga setempat.
Aris Mustofa, salah satu Ketua RT Desa Padamara, menyebut kondisi alam di wilayah Purbalingga dalam beberapa minggu terakhir sangat tidak bersahabat.
“Beberapa minggu ini sering hujan deras disertai angin kencang. Warga harus benar-benar waspada karena cuaca sulit diprediksi,” ujar Aris.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana angin puting beliung ini menyebabkan kerugian materi yang tidak sedikit. Banyak rumah warga mengalami kerusakan parah, atap beterbangan, bangunan kios pasar porak-poranda, dan aktivitas ekonomi warga pun lumpuh sementara.
Aris juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dan angin kencang melanda.
“Kami mengingatkan warga agar selalu hati-hati dan waspada. Kalau cuaca mulai ekstrem, sebaiknya segera mencari tempat aman,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, warga bersama aparat desa bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan melakukan pendataan kerusakan. Pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan memberikan bantuan serta penanganan lanjutan bagi warga terdampak. (rwts***)
